Doa Buka Puasa Dzulhijjah 2022
Besok umat islam sudah bisa mengerjakan puasa Dzulhijjah. Puasa Dzulhijjah merupakan puasa sunnah. Berikut doa buka puasa.
Penulis: Ardianti WS | Editor: galih permadi
TRIBUNJATENG.COM - Besok umat islam sudah bisa mengerjakan puasa Dzulhijjah.
Puasa Dzulhijjah merupakan puasa sunnah.
Jika Anda sedang berpuasa, jangan lupa untuk membaca doa saat berbuka.
Berikut doa buka puasa dilengkapi latin dan artinya:
اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ
Allaahumma lakasumtu wabika amantu wa'ala rizkika afthortu birohmatika yaa arhamarra himiin
Artinya: "Ya Allah karena-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, kepada-Mu aku berserah dan dengan rezeki-Mu aku berbuka (puasa) dengan rahmat-Mu Ya Allah Tuhan Maha Pengasih."
Doa tersebut dijelaskan oleh Syekh M Khatib As-Syarbini dalam Kitab Kitab Hamisy Bujairimi alal Khatib.
Dalam hadis bersumber riwayat Imam Bukhari dan Muslim.
وأن يقول عقب فطره اللهم لك صمت وعلى رزقك أفطرت لانه صلى الله عليه وسلم كان يقول ذلك رواه الشيخان
Artinya: “(Mereka yang berpuasa) dianjurkan setelah berbuka membaca, ‘Allâhumma laka shumtu, wa ‘alâ rizqika afthartu.’ Pasalnya, Rasulullah SAW mengucapkan doa ini yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim.”
Namun, ada pula doa buka puasa yang dicuapkan Rasulullah:
Dzahabazh-zhama’u wabtallatil-‘urūqu wa tsabatal-ajru insya Allah
Artinya, "Hilanglah rasa haus dan basahlah urat-urat (badan) dan insya Allah mendapatkan pahala
Sejumlah ulama Mazhab Syafi’i kemudian menggabungkan doa riwayat Imam Bukhari dan Muslim ini dengan doa riwayat Abu Dawud menjadi satu sebagai berikut:
اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَعَلى رِزْقِكَ أفْطَرْتُ ذَهَبَ الظَّمأُ وابْتَلَّتِ العُرُوقُ وَثَبَتَ الأجْرُ إِنْ شاءَ اللَّهُ تَعالى
Allâhumma laka shumtu wa ‘alâ rizqika afthartu dzahaba-dh-dhama’u wabtalatil ‘urûqu wa tsabatal ajru insyâ-allâh ta‘âlâ Artinya, "Duhai Allah, untuk-Mulah aku berpuasa, atas rezekimulah aku berbuka. Telah sirna rasa dahaga, urat-urat telah basah, dan (semoga) pahala telah ditetapkan, insyaaAllah Ta'ala."
Jadwal puasa Dzulhijjah, Tarwiyah dan Arafah
Mulai besok sudah dimulai melakukan puasa Dzulhijjah.
Memasuki bulan Dzulhijjah, kita disunahkan menjalankan puasa dzulhijah, puasa tarwiyah dan puasa arafah.
Pamungkasnya, di hari raya Idul Adha 2022, kita juga disunahkan menyembelih hewan kurban.
Berikut ini penatapan tanggal puasa dzulhijah, puasa tarwiyah dan puasa arafah Idul Adha 2022.
Hari Raya Idul Adha 1443 H jatuh pada Minggu 10 Juli 2022.
Dengan demikian, 1 Dzulhijjah 1443 H jatuh pada 1 Juli 2022.
1 Dzulhijjah = 1 Juli 2022
2 Dzulhijjah = 2 Juli 2022
3 Dzulhijjah = 3 Juli 2022
4 Dzulhijjah = 4 Juli 2022
5 Dzulhijjah = 5 Juli 2022
6 Dzulhijjah = 6 Juli 2022
7 Dzulhijjah = 7 Juli 2022
8 Dzulhijjah = 8 Juli 2022 (puasa tarwiyah)
9 Dzulhijjah= 9 Juli 2022 (Puasa Arafah)
Bagi muhammadiyah, 1 Dzulhijjah jatuh pada tanggal 30 Juni 2022.
1 Dzulhijjah =30 Juni 2021
2 Dzulhijjah = 1 Juli 2022
3 Dzulhijjah = 2 Juli 2022
4 Dzulhijjah = 3 Juli 2022
5 Dzulhijjah = 4 Juli 2022
6 Dzulhijjah = 5 Juli 2022
7 Dzulhijjah = 6 Juli 2022
8 Dzulhijjah = 7 Juli 2022 (Puasa tarwiyah)
9 Dzulhijjah = 8 Juli 2022 (Puasa Arafah)
Selama bulan Dzulhijjah ini, umat muslim selalu dianjurkan untuk menjalankan puasa sunah sejak tanggal 1 Dzulhijjah hingga puasa Arafah dan Tarwiyah.
Berikut niat puasa Dzulhijjah, Tarwiyah, dan Arafah jelang Idul Adha 2022 dengan lafal latin dan artinya.
Niat Puasa Dzulhijjah
نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ ذِيْ الْحِجَّةِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
Nawaitu shouma syahri dzil hijjah sunnatan lillahi ta'ala
Artinya: "Saya niat puasa sunah bulan Dzulhijjah karena Allah Ta'ala."
Niat Puasa Tarwiyah
نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِّلِه تَعَالَى
Nawaitu shouma tarwiyata sunnatan lillahi ta'ala
Artinya: “Saya niat puasa Tarwiyah, sunnah karena Allah ta’ala.”
Niat Puasa Arafah
نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِّلِه تَعَالَى
Nawaitu shouma arafata sunnatan lillahi ta'ala
Artinya: “Saya niat puasa Arafah, sunnah karena Allah ta’ala.”
Keutamaan puasa Dzulhijjah
ada keistimewaan di setiap tanggal di awal bulan Dzulhijjah, yakni:
1. Tanggal 1
Yang berpuasa di hari itu akan diampuni dosa-dosanya.
2. Tanggal 2
Orang yang berpuasa di hari itu sama seperti beribadah dan berpuasa satu tahun tanpa maksiat.
3. Tanggal 3
Orang yang berpuasa di hari itu akan dikabulkan doanya.
4. Tanggal 4
Orang yang berpuasa di hari itu akan dihilangkan kesusahan dan dikumpulkan bersama orang mulia di hari kiamat.
5. Tangal 5
Orang yang berpuasa di hari itu akan terlepas dari sifat munafik dan siksa kubur.
6. Tanggal 6
Orang yang berpuasa di hari itu akan dipandang Allah dengan penuh rahmat dan kasih sayang.
7. Tanggal 7
Orang yang berpuasa di hari itu akan dihindarkan dari 30 pintu kemelaratan dan kesukaran dan dibukakan 30 pintu kemudahan untuknya.
Dikutip dari Buku Pintar Panduan Lengkap Ibadah Muslimah oleh Ust.M. Syukron Maksum, berikut penjelasan lebih lanjut mengenai keutamaan menjalankan Puasa Arafah, di antaranya:
Menebus dosa tahun lalu dan yang akan datang
Dengan berpuasa Arafah maka Allah SWT akan memberikan ampunan atas dosa-dosa di tahun lalu dan yang akan datang.
Hal tersebut sebagaimana sesuai sabda Rasulullah SAW:
"Dapat menebus dosa tahun yang lalu dan yang akan datang." (HR. Muslim).
Dalam hadis lain juga diungkapkan Rasulullah bersabda:
"Puasa pada hari Arafah dapat menghapuskan dosa selama dua tahun, yaitu tahun yang berlalu dan tahun yang akan datang". (Riwayat jamaah ahli hadis kecuali Bukhori dan Turmudzi).
Dengan itu menjadi kabar baik bagi seluruh umat Muslim.
(*)