Stikes Telogorejo Semarang

Modisco Jagung Solusi Meningkatkan Jumlah ASI dengan Bahan Lokal

Masalah keberlangsungan menyusui bayi sampai dengan 6 bulan masih menjadi permasalahan yang belum dapat diatasi secara maksimal.

Editor: abduh imanulhaq
IST
Ilustrasi olahan makanan guna membantu meningkatkan produksi ASI. 

Oleh: Agnes Isti Harjanti SSiT MKes, Dosen S1 Kebidanan STIKES Telogorejo Semarang

MASALAH keberlangsungan menyusui bayi sampai dengan 6 bulan masih menjadi permasalahan yang belum dapat diatasi secara maksimal. Dari data yang ada jumlah wanita menyusui bayinya tanpa diselingi susu formula ataupun makanan tambahan apapun masih di bawah 80 persen (data badan statistik). Dari hasil penelitian sebelumnya permasalahan menyusui ini paling banyak disebabkan karena produksi ASI yang menurun (Harjanti, 2020).

Ilustrasi olahan makanan guna membantu meningkatkan produksi ASI.
Ilustrasi olahan makanan guna membantu meningkatkan produksi ASI. (IST)

Fenomena ini dapat dialami oleh wanita menyusui terutama yang asupan makanan dan minuman kurang, dan dialami oleh para wanita menyusui yang bekerja. Produksi ASI dipengaruhi oleh banyaknya asupan makanan yang berkualitas dan minuman yang di konsumsi setiap harinya.

Makanan yang dapat meningkatkan produksi ASI dan kualitas ASI tidak harus terbuat dari bahan makanan yang mahal, melainkan banyak didapatkan dari bahan-bahan lokal yang mudah didapatkan di seluruh tempat di Indonesia ini.

Agnes Isti Harjanti,S.Si.T.,M.Kes – Dosen S1 Kebidanan STIKES Telogorejo Semarang
Agnes Isti Harjanti,S.Si.T.,M.Kes – Dosen S1 Kebidanan STIKES Telogorejo Semarang (IST)

Bahan makanan jagung merupakan bahan lokal yang kurang favorit di masyarakat, akan tetapi kaya akan vitamin yang dapat membantu meningkatkan produksi ASI.

Jagung kurang diminati karena cara pengolahan yang kurang inovatif sehingga rasanya kurang menggugah selera. Dalam 100 gram buah jagung terdapat sekitar 80-100 kalori, serta kandungan beragam zat gizi lain seperti; serat, protein 3,2 gr, karbohidrat kompleks, fosfor, zat besi, zinc, magnesium, tembaga, dan folat serta vitamin-vitamin ; B3, B5, B6 dan Vitamin C.

Jagung juga mengandung antioksidan seperti; asam fenolat, zeaxhantin dan lutein. Oleh karena kandungan protein dan Karbohidrat komplek, maka buah jagung dapat membantu meningkatkan produksi ASI. Kandungan protein dalam jagung dibutuhkan ibu menyusui oleh karena kebutuhan protein pada ibu menyusui lebih banyak. Protein yang ada juga berperan dalam menjaga kualitas ASI, serta sebagai sumber protein kandungan didalam ASI untuk memenuhi kebutuhan protein bayi.

Pengolahan jagung dalam bentuk Modisco-Jagung merupakan inovasi yang dapat diberikan untuk menambah rasa dan kualitas bahan makanan sehingga bertambah nilai gizinya. Modisco singkatan dari Modified Dietetic Skim and Cotton Sheet Oil ditemukan pada tahun 1973 oleh May White Head menurut White pembuatan Modisco digunakan untuk menambah gizi pada anak-anak, Modisco Jagung merupakan modifikasi tambahan yang diberikaan untuk memperlancar ASI dan menambah nutrisi.

Formula dasar Modisco terdiri dari bahan - susu skim 10 g atau full cream 12 g - gula 5 g - margarin 5 g, tambahkan 100 gr jagung serut dan tepung sagu 15 gr. Nilai Gizi Energi : 219 Kal, Protein : 6,8 g Lemak : 5 g (Sumber Instalasi Gizi RSUD )

Bahan Modisco Jagung yaitu 3 biji jagung diserut dan dicuci bersih, jagung dihaluskan. Masak susu skim bersama air 4 gelas dicampur dengan 3 sendok margarin dan gula pasir secukupnya. Untuk menambah rasa berikan vanilli bubuk 2 saset, setelah susu mendidih campurkan jagung yang sudah dihaluskan beserta 3 sendok tepung sagu untuk mengentalkan. Cetak dalam wadah adonan yang sudah matang lalu didiamkan hingga dingin, dapat dikonsumsi 2 kali sehari. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved