Berita Kendal

Pemkab Kendal Kirimkan 141 Atlet Popda Jateng, Bidik Peringkat Empat Besar

Pemkab Kendal bakal mengirimkan 141 atlet pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: sujarwo
TRIBUN JATENG/SAIFUL MA'SUM
Ilustrasi. Atlet pencak silat unjuk kebolehan dalam ajang seleksi Popda Kabupaten Kendal, Senin (16/5/2022) di pelataran SMK NU 01 Kendal. 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Pemerintah Kabupaten Kendal melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) bakal mengirimkan 141 atlet pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) tingkat Jawa Tengah.

Rencananya, para atlet akan bertanding di 24 cabang olahraga (cabor) yang akan digelar mulai 12 Juli - 19 Juli mendatang.

Kepala Disporapar Kendal, Achmad Ircham Chalid mengatakan, dari jumlah 24 cabor yang diikuti, terdiri dari 19 cabor resmi yang dipertandingkan hingga tingkat Popnas, dua cabor mandiri dan tiga cabor eksibisi. 

Menurutnya, Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kendal telah melakukan persiapan penuh untuk mengadapi Popda Provinsi Jawa Tengah 2022.

Nantinya, para atlet akan didampingi 41 pelatih dan empat pendamping dalam menjalani perlombaan di Semarang. 

"Masing-masing cabor sudah berlatih maksimal untuk persiapan Popda bulan ini. Persiapan kami serahkan kepada masing-masing cabang olahraga," terangnya, Minggu (3/7/2022).

Kasi Peningkatan Prestasi Olahraga pada Disporapar Kendal, Zen Yukri Iswandaru menambahkan, cabor kategori resmi meliputi Anggar, Panjat Tebing, Gulat, Tinju, Atletik, Bulu Tangkis, Tenis Meja, Sepak Takraw, Voli Pasir, Pencak Silat, Wushu, Judo, Angkat Besi, Renang, Panahan, Dayung, Tenis Lapangan, Kempo dan Taekwondo.

Sedangkan untuk cabor mandiri terdiri dari Pentaque dan Tarung Derajat, cabor eksibisi adalah Hockey Indoor, Bridge dan Woodball.

Katanya, ada beberapa cabor unggulan yang diharapkan bisa mendulang banyak medali emas untuk maju ke tingkat nasional. Di antaranya, sepak takraw, taekwondo, dan beberapa cabor lainnya. Dia juga menarget, atlet atletik bisa menyumbangkan medali perunggu di beberapa nomor.

"Harapan kami bisa naik peringkatnya dari capaian terbaik saat ini 5 besar. Nanti bisa mewakili Popnas tahun depan," ujarnya. 

Dia memastikan, semua cabor hampir dipastikan sudah dalam keadaan siap bertanding.

Namun demkian, Zen mengaku prihatin karena anggaran yang ada sangat terbatas untuk bisa mengkover semua atlet dan pelatih.

Kata dia, dari dana Rp 400 juta sedianya hanya bisa mengkover 132 atlet dan pelatih. Masih ada 60 atlet dan pelatih yang harus dicarikan anggaran untuk mendukung biaya operasional selama mengikuti perlombaan. 

"Kami berharap ke depan anggaran untuk peningkatan prestasi bisa ditambah. Misalnya anggaran untuk menggelar Popda tingkat kabupaten yang selama ini tidak ada. Padahal, Popda kabupaten ini wadah untuk menjaring atlet berbakat untuk maju ke jenjang yang lebih tinggi," harapnya. 

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kendal, Wahyu Yusuf Akhmadi menjelaskan, pada tahun ini sudah dibuka satu kelas khusus olahraga di SMPN 1 Kendal.

Kelas Khusus Olahraga (KKO) ini dibuka untuk menjaring dan membina bibit-bit utama Kendal di bidang olahraga.

Dengan harapan, prestasi olahraga Kabupaten Kendal bisa meningkat dari tahun ke tahun.

"Tahun ini kelas khusus olahraga di SMPN 1 Kendal jadi piloting. Sudah ada beberapa sekolah yang mengajukan, namun harus melalui proses hingga tahun depan," ujarnya. (*)
 

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved