Berita Pekalongan

Tingkatkan Skill, SAR Bumi Santri Kabupaten Pekalongan Gelar Latihan di Hutan

SAR Bumi Santri Kabupaten Pekalongan menggelar latihan di Linggo Asri, Pekalongan.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Indra Dwi Purnomo
Anggota SAR Bumi Santri Kabupaten Pekalongan saat latihan sar di Linggoasri, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Guna meningkatkan skill anggota SAR, SAR Bumi Santri Kabupaten Pekalongan menggelar latihan di Linggo Asri, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Minggu (3/7/2022).

Nidhomudin anggota SAR Bumi Santri Kabupaten Pekalongan mengatakan, kegiatan ini merupakan yang setiap tahun selalu digelar, tujuannya untuk meningkatkan ketrampilan para anggota SAR Bumi Santri.

Anggota SAR Bumi Santri Kabupaten Pekalongan saat latihan sar di Linggoasri, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.
Anggota SAR Bumi Santri Kabupaten Pekalongan saat latihan sar di Linggoasri, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. (Tribun Jateng/Indra Dwi Purnomo)

"Latihan SAR kali ini merupakan salah satu kegiatan final yang dilakukan oleh SAR Bumi Santri Kabupaten Pekalongan. Jadi rangkaian nya sudah dari satu bulan, mulai dari pemberian materi secara dasar, lalu dilanjutkan dengan hari ini yaitu langsung terjun ke lapangan."

"Hari ini mereka melakukan studi kasus, penggabungan dari materi yang sudah diberikan pada satu bulan terakhir ini," kata Nidhomudin anggota SAR Bumi Santri Kabupaten Pekalongan.

Menurutnya, untuk materi dalam latihan yaitu navigasi darat, evakuasi korban dari ketinggian, manajemen posko, sistem SAR dan eksplorer SAR (ESAR), water rescue, dan jungle rescue.

"Pelatihan ini untuk meningkatkan kapasitas. Apalagi, Kabupaten Pekalongan kerap dilanda bencana alam sehingga perlu latihan seperti ini," ujarnya.

Ia menjelaskan, menolong korban dari ketinggian memang tidak semudah yang dibayangkan banyak orang.

Jika salah dan keliru, justru menimbulkan bencana baru bagi si penolong maupun korban.

"Karena itu, 12 anggota SAR Bumi Santri yang mengikuti latihan ini wajib mengetahui teknik, serta cara yang benar saat menjalani latihan evakuasi korban dari ketinggian," jelasnya.

Nidhomudin menambahkan, harapannya dengan kegiatan ini semua anggota SAR Bumi Santri bisa melakukan evakuasi korban yang medannya cukup terjal. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved