Salah Pilih Minyak Rem Bisa Bikin Kendaraan Rem Blong, Pahami Cara Baca Kodenya Sebelum Beli

Minyak rem atau sering disebut oli rem jadi bagian penting pada sistem pengereman hidrolik sepeda motor.

Penulis: budi susanto | Editor: Daniel Ari Purnomo
Tribun Jateng/ Budi Susanto
Tabung minyak rem pada Honda Scoopy bertuliskan DOT 4, oli rem dengan DOT lebih tinggi menentukan titik didih oli rem tersebut, Senin (4/7/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Minyak rem atau sering disebut oli rem jadi bagian penting pada sistem pengereman hidrolik sepeda motor.

Namun banyak yang salah kaprah saat melakukan penggantian minyak rem tersebut.

Padahal jika salah memilih minyak rem, akan berakibat fatal pada kinerja sistem pengereman hidrolik.

Baca juga: KECELAKAAN HARI INI : Diduga Rem Blong, Truk Bermuatan Besi Balok Terjun Ke Jurang di Banyumas  

tabung minyak rem kendaraan bermotor
Tabung minyak rem pada Honda Scoopy bertuliskan DOT 4, oli rem dengan DOT lebih tinggi menentukan titik didih oli rem tersebut, Senin (4/7/2022).

Bahkan rem hidrolik pada tunggangan kesayangan tidak akan berfungsi, yang bisa mengakibatkan kecelakaan saat berkendara.

Menurut Fachrul Reza Technical Instructure Astra Motor Jateng, para biker wajib mengetahui kode minyak rem sebelum melakukan penggantian.

"Ada standarisasi yang biasanya dipakai, biasanya minyak rem standar memakai Department Of Transportation (DOT) berangka 4," jelasnya, Senin (4/7/2022).

Ia menerangkan, semakin tinggi angka DOT pada minyak rem, maka semakin tinggi titik didih dari minyak rem tersebut. 

"Bila titik didih dari oli rem semakin tinggi, maka oli rem tersebut tidak mudah untuk menguap," ucapnya.

Sementara pemilihan minyak rem dengan titik didih rendah, dapat menyebabkan kondisi vapour lock pada sistem pengereman.

"Dalam kondisi tersebut oli rem berubah menjadi uap, dan menyebabkan rem hydrolis tidak berfungsi alias blong," paparnya.

Jika para biker ingin mengganti oli rem yang memiliki titik didih lebih tinggi, Reza menyarankan, agar para biker memastikan seal pada sistem pengereman.

"Kekuatan selang rem dan seal piston kaliper, hingga seal master rem pada system pengereman hydrolik harus dipastikan benar-benar aman dan kuat. Karena seal berbahan karet, dan akan bersentuhan langsung dengan oli rem dengan titik didih yang tinggi," imbuhnya.

Ditambahkannya, harga minyak rem dengan titik didih lebih tinggi pastinya lebih mahal dari standar.

"Pada dasarnya oli rem yang direkomendasikan pabrikan adalah oli rem yang sudah melalui uji coba resmi, jadi dapat dipastikan keamanan dan penggunaannya. Apabila tidak ada alasan yang sangat mendesak, sebaiknya mengikuti standar resmi yang dikeluarkan oleh pabrikan," tambahnya.

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved