Berita Kajen

Sekda Kabupaten Pekalongan : Fokus Pembangungan Kepemudaan Belum Maksimal, Masih Beorientasi Bantuan

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pekalongan, M Yulian Akbar mengatakan jumlah penduduk usia muda di wilayah Kota Santri

indra Dwi Purnomo
Sekda Kabupaten Pekalonganm M Yulian Akbar saat menghadiri pembukaan Konfercab PC IPNU Kabupaten Pekalongan di SMK MA’arif NU Kajen. 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pekalongan, M Yulian Akbar mengatakan jumlah penduduk usia muda di wilayah Kota Santri kerja dengan rentang usia antara 16-30 tahun berada diatas 25 persen dari jumlah penduduk.

Jika melihat topografi wilayah Kabupaten Pekalongan jumlah tersebut merupakan pontensi yang luar biasa. Namun demikian, selama ini fokus pembangungan kepemudaan ternyata belum maksimal.

''Jadi selama ini masih berorientasi pada bantuan yang sifatnya hibah bantuan Organisasi Kemasyarakatan dan Pemuda (OKP),'' kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pekalongan, M Yulian Akbar saat rilis yang diterima Tribunjateng.com, Senin (4/7/2022) usai pembukaan Konfercab PC IPNU Kabupaten Pekalongan di SMK MA’arif NU Kajen.

Oleh karena itu, pihaknya berharap kepemudaan di Kabupaten Pekalongan dapat memberikan lebih banyak kontribusi.

Dalam hal ini, organisasi-organisasi kepemudaan supaya dapat menciptakan dan mengembangkan program- program kepemudaan yang kreatif dan inovatif, sehingga mendukung dan mewarnai pembangunan di Kota Santri.

''Pemerintah sangat serius membangun pemuda. Mohon nanti program-programnya yang baru silakan lebih bersinergi lagi dengan Pemerintah melalui Dinporapar,," imbuhnya.

Menurut Akbar panggilan akrabnya Sekda Kabupaten Pekalongan bahwa pemkab sendiri selama ini juga sangat terbuka untuk menerima masukan, saran, dan ide dari para pemuda.

Mari disinergikan program-program kedepan, sharing bareng, sharing program, sharing ide, dan sharing inovasi dengan pemerintah daerah dalam membangun kepemudaan.

Sebab pihaknya masih perlu dukungan program inovasi saran, masukan dari teman-teman OKP Kabupaten Pekalongan.

"Terkait Konfercab PC IPNU, kami berharap dapat menghasilkan ketua dan pengurus hebat yang dapat menciptakan dan mengembangkan program-program kepemudaan yang baik,'' ujarnya.

Sementara itu, pimpinan wilayah IPNU Jawa Tengah, Syaiful Kamaludin mengapresiasi kepada pengurus PC IPNU Kabupaten Pekalongan masa Bhakti 2020 sampai 2022 yang telah menjalankan seluruh agenda dan program-program dengan baik.

Semoga melalui konfercab ini, PC IPNU di Kabupaten Pekalongan mampu merumuskan satu keputusan yang bisa menjadi satu strategi.

"Dengan demikian, IPNU kedepan bisa menghadirkan kegiatan-kegiatan secara inklusif sehingga ada relevansi dengan kebutuhan anggota."

''Kita membutuhkan inovasi-inovasi baru yang harus disajikan dalam program-program yang sesuai dengan minat dan bakat anggota di Kabupaten Pekalongan dalam rangka eksistensi,'' katanya. (Dro)

Baca juga: Tanggapan Keraton Solo Soal Putri PB XIII yang Ditolak Bertemu Sang Ayah: Semua Wajib Ikuti Prosedur

Baca juga: Jembatan Mojo Mulai Ditutup Sebagian Agustus Mendatang, Begini Mekanisme Mekanis Penutupannya

Baca juga: Penjual Hewan Kurban Mulai Terlihat di Tepi Jalan Wilayah Karanganyar

Baca juga: Kejar Target, 1.699 Ekor Sapi di Batang Telah Divaksin PMK

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved