Berita Pati

Bantuan Susu sebagai PMT Posyandu Diharapkan Bantu Entaskan Stunting di Pati

Pemerintah Kabupaten Pati menaruh perhatian serius pada upaya pengentasan stunting.

Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Mazka Hauzan Naufal
Penyerahan bantuan susu dari Alfamart untuk siswa-siswi SDN Kuniran 03, Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati, Senin (4/7/2022). 

TRIBUNMURIA.COM, PATI - Pemerintah Kabupaten Pati menaruh perhatian serius pada upaya pengentasan stunting.

Adapun stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis, sehingga membuat pertumbuhan tubuh anak terganggu. 

Petugas Gizi di Puskesmas B

Pendistribusian bantuan susu dari Alfamart ke Puskesmas Batangan, Pati, Senin (4/7/2022).
Pendistribusian bantuan susu dari Alfamart ke Puskesmas Batangan, Pati, Senin (4/7/2022). (Tribun Jateng/Mazka Hauzan Naufal)

atangan, Bambang Susatyo, menyebut bahwa sebetulnya penurunan angka stunting di Kabupaten Pati cukup signifikan.

Berdasarkan data elektronik-Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis masyarakat (e-PPGBM), sebut dia, angka stunting di Pati tahun lalu masih 10 persen.

Tahun ini, angka stunting berhasil diturunkan jadi 5,4 persen.

"Sebetulnya, kalau berdasarkan target dari pusat, Pak Jokowi minta angka prevalensi stunting di bawah 14 persen. Artinya kita sudah lampaui target. Namun, bupati (Bupati Pati Haryanto) merasa 5,4 persen masih terlalu tinggi untuk Pati," kata dia ketika diwawancarai TribunMuria.com usai menerima bantuan susu dari PT Sumber Alfaria Trijaya, Tbk. (Alfamart), Senin (4/7/2022).

Menurut Bambang, dalam pandangan bupati, angka stunting sedemikian masih terlalu tinggi untuk sebuah kabupaten yang memiliki julukan Bumi Mina Tani, di mana hasil produksi pertanian dan perikanan melimpah.

"Karena itu, saya mewakili Kepala Puskesmas mengucapkan terima kasih pada Alfamart yang telah memberi bantuan susu. Rencana akan kami distribusikan ke 18 desa (di Batangan) yang ada balita stunting," kata dia. 

Bambang menyebut, dalam Rembug Stunting di Pendopo Kabupaten Pati belum lama ini, terungkap bahwa di Kecamatan Batangan, angka stunting juga masih berkisar di angka 5 persen.

Terdapar dua desa yang menjadi lokus utama, yakni Tlogomojo dan Kedalon yang masing-masing memiliki 9 dan 24 balita stunting.

"Bantuan susu ini akan kami suplai sebagai PMT (Pemberian Makanan Tambahan) di Posyandu. Mudah-mudahan bisa membantu penanganan stunting," harap dia.

Bambang menegaskan, upaya penanganan stunting harus dilakukan secara serius, mengingat bahwa 2045 nanti Indonesia akan memiliki bonus demografi.

"Penduduk usia produktif akan tinggi, sayang kalau tidak dimanfaatkan," tandas dia.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved