Berita Prostitusi

Mirisnya Remaja 17 Tahun Jual Gadis 12 Tahun di MiChat Cuma Ingin Uang untuk Foya-foya

Dua orang remaja berinisial FT (19) dan RM (17) warga Tanjungkarang Barat, Bandar Lampung ini tega menjual teman wanitanya melalui aplikasi chatting.

Editor: rival al manaf
Istimewa via Tribun Medan
ILUSTRASI Prostitusi online 

TRIBUNJATENG.COM, LAMPUNG - Dua orang remaja berinisial FT (19) dan RM (17) warga Tanjungkarang Barat, Bandar Lampung ini tega menjual teman wanitanya melalui aplikasi MiChat.

Dua orang gadis yang dijual juga masih berusia belia yakni  AS (16) dan AD (12).

Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Bandar Lampung Iptu Gustomi Dendy mengatakan penangkapan remaja pelaku prostitusi online itu terjadi di salah satu penginapan di jalan Wolter Monginsidi, Telukbetung Utara, Bandar Lampung.

Saat itu pelaku sedang bersama korban di salah satu penginapan tersebut.

Baca juga: Sergio Alexandre Ungkap Momen Kunci PSIS Semarang Singkirkan Bhayangkara FC di Piala Presiden

Baca juga: 5 Arti Mimpi Mendengarkan Musik, Bisa Jadi Pertanda Datangnya Musibah

Baca juga: Viral Istri Polisi Curhat di Medsos Jadi Korban KDRT, Datang ke Polres Malah Dibentak

"Pelaku dan barang bukti langsung kita amankan ke Polresta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," kata Gustomi.

Barang bukti yang diamankan yakni, pakaian korban, uang Rp 200 ribu, ponsel dan tangkapan layar bukti pelaku menawarkan jasa ke pelanggan nya.

Menurut Gustomi, meskipun salah satu pelaku masih di bawah umur namun tetap diproses sesuai hukum yang berlaku.

 Oleh karena itu, dalam penyidikan perkara tersebut pihaknya berkoordinasi dengan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Bandar Lampung.

Menurutnya, dari uang hasil transaksi prostitusi online yang dilakukan tersangka dipergunakan untuk foya-foya.

"Korban ditawarkan dengan harga Rp 250 ribu sampai Rp 800 ribu. Uang nya mereka gunakan untuk minum minuman," kata Gustomi.

Gustomi menjelaskan, pengungkapan tindak pidana perdagangan orang tersebut berawal dari laporan masyarakat.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit PPA Satreskrim Polresta Bandar Lampung langsung melakukan penyelidikan.

Akhirnya, pada hari Selasa (28/6/2022) lalu pihaknya berhasil mengamankan para pelaku.

Saat ini kedua tersangka sudah diamankan di Mapolresta Bandar Lampung untuk dilakukan penyidikan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved