Berita Regional

Mahasiswi di Mataram Ungkap Jadi Korban Pelecehan Seksual Pria Mengaku Dosen

Di Mataram, seorang mahasiswi mengaku menjadi korban pencabulan seorang pria yang mengaku dosen.

Shutterstock
Ilustrasi. 

TRIBUNJATENG.COM, MATARAM - Di Mataram, seorang mahasiswi mengaku menjadi korban pencabulan seorang pria yang mengaku dosen.

Dia mengungkap sejumlah modus pelaku untuk mendekati dirinya dan teman-temannya.

Awalnya pelaku menawarkan bantuan mengerjakan skripsi.

Baca juga: Guru Bela Diri di Pasuruan Cabuli Siswi di Kamar Mandi Sekolah

Pelaku juga berjanji mempermudah pelayanan akademik bagi mahasiswa itu.

Pelaku, kata dia, mengaku memiliki kedekatan dengan sejumlah pejabat di Universitas Mataram.

"Saya kenal dia (pelaku) lewat teman.

Waktu itu awal ke rumahnya dia telepon dosen, katanya waktu itu, buatin saya judul sore ini.

Dosen yang ditelepon ini, dosen yang sangat berpengaruh, jadi saya kaget kok bapak ini bisa memerintahkan seorang dosen, kayak dosen saya itu nurut banget," kata mahasiswi itu saat berbincang dengan Kompas.com, Selasa (5/7/2022).

Mahasiswi itu dan teman-temannya percaya pelaku orang baik yang memiliki pengaruh di universitas.

Mereka juga yakin pelaku bisa membantu mempermudah proses pembuatan skripsinya.

"Dia jual orang-orang yang dia kenal di kampus mengaku bisa membantu skripsi.

Terus katanya, siapa lagi temanmu yang butuh buat bimbingan skripsi ke sini nanti bapak bantu," ungkap korban.

Mahasiswi itu mulai curiga ketika pelaku menyampaikan sejumlah kata-kata yang tak pantas kepada korban.

"Sempat arah pembicaraan sangat jelek, dia tanya saya, 'kamu masih perawan enggak, kamu punya itu dah, pokoknya dia tanya alat vital, " kata korban.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved