Bisa Ditiru! Cara Anang Jualan Sapi Sekaligus Cegah PMK, Hasilnya Memuaskan

Seorang pedagang hewan di Tanjungmojo, Kecamatan Kangkung, Anang Suharmadi punya cara unik memasarkan sapi yang dijualnya.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: galih pujo asmoro
Tribun Jateng/Syaiful Masum
Petugas Dinas Pertanian dan Pangan Kendal mengecek kesehatan hewan kurban 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Seorang pedagang hewan di Tanjungmojo, Kecamatan Kangkung, Anang Suharmadi punya cara unik memasarkan sapi yang dijualnya.

Guna mencegah penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK), Anang menjual sapi secara online.

Hasilnya tidak mengecewakan.

Dari 27 sapi, 25 di antaranya sudah laku.

Anang mengatakan, dalam menawarkan sapi, ia hanya mengirim foto dan taksiran berat badan hewan tersebut pada calon pembeli.

Ia tidak melayani penjualan langsung di mana calon pembeli bisa ke kandang.

Hal itu dilakukannya sejak PMK merebak di Kendal.

"Saya perhatikan betul kebersihannya dua kali sehari, vitamin, obat cacing, suplemen, hingga pakanan.

Kami juga siapkan armada khusus pribadi untuk mengangkut sapi-sapi ke tempat penyembelihan," ujarnya, Kamis (7/7).

Sapi kurban milik Anang dijual di kisaran Rp 25 juta- Rp 60 juta. Satu di antaranya dibeli Bupati Kendal Dico M Ganinduto.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved