Demam Berdarah

Dinkes Pekalongan Ingatkan Masyarakat Waspada Demam Berdara

Dinas Kesehatan Kota Pekalongan mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap penyakit demam berdarah dengue (DBD).

istimewa
Petugas dari Dinas Kesehatan Kota Pekalongan sedang melakukan fogging untuk mencegah penyakit DBD. 

TRIBUNJATENG.COM,PEKALONGAN - Dinas Kesehatan Kota Pekalongan mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap penyakit demam berdarah dengue (DBD).

Kewaspadaan itu perlu ditingkatkan karena cuaca yang terjadi saat ini sedang tidak menentu.

Administrator Kesehatan Muda Dinas Kesehatan Kota Pekalongan, Opik Taufik mengatakan, cuaca yang tidak menentu menyebabkan timbulnya penampungan air yang berpeluang menjadi tempat perindukan nyamuk.

Apalagi jika banyak sampah bekas botol plastik, kaca ataupun daun.

Oleh karena itu, masyarakat harus menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dan mengkonsumsi makanan yang bergizi.

“Untuk masyarakat harus jaga kondisi badannya. Istirahat yang cukup, makan sesuai kemampuan, tidak stress, jaga kebersihan lingkungan dan kebersihan rumah. 

Insyaallah semua aman,” kata Opik dalam rilis yang diterima tribunjateng.com, Kamis (7/7/2022). 

Opik menjelaskan, Dinas Kesehatan Kota Pekalongan mencatat sejak Januari- Juni 2022, ada sebanyak 72 kasus DBD. 

Dua kasus di antaranya sampai meninggal dunia. 

Angka tersebut bahkan meningkat dibandingkan tahun 2021 yang hanya ditemukan 39 kasus. 

Menurut Opik, DBD ini akan sangat berbahaya pada hari keempat hingga hari keenam. 

Sehingga jika ada anggota keluarga yang mengalami demam harus segera diberikan obat penurun panas.

"Tapi jika dalam kurun waktu 1- 2 hari demam tidak kunjung turun, maka harus segara dibawa ke puskesmas atau rumah sakit. 

Karena virus dengue ini berbahaya pada hari keempat sampai keenam," jelasnya. 

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved