Stikes Telogorejo Semarang

Wajib Tahu! Ini Serba-serbi Tentang Vaksin Booster (Efek Samping, Kelebihan, dan Kekurangan)

Momen Idul Fitri tahun 2022 lalu, Pemerintah akhirnya memutuskan untuk memperbolehkan mudik lebaran meski pandemi belum berakhir.

Penulis: Abduh Imanulhaq | Editor: galih permadi
IST
Ilustrasi Vaksin 

Oleh : apt. Dra. Tunik Saptawati, Msi. Med – Dosen S1 Farmasi STIKES Telogorejo Semarang

Momen Idul Fitri tahun 2022 lalu, Pemerintah akhirnya memutuskan untuk memperbolehkan mudik lebaran meski pandemi belum berakhir.

Keputusan tersebut tentu menjadi kabar gembira bagi masyarakat yang merantau dan telah melewatkan agenda lebaran bersama keluarga selama dua tahun belakangan ini.

Namun, untuk bisa pulang kampung, pemerintah mewajibkan pemudik harus sudah vaksin booster Covid-19.

Ilustrasi Vaksin
Ilustrasi Vaksin (IST)

Apa saja jenis vaksin booster yang bisa dipilih oleh pemudik? Bagaimana efek samping masing-masing vaksin tersebut? Simak informasinya dalam serba-serbi tentang vaksin booster berikut ini.

Serba-serbi Vaksin Booster yang Wajib Diketahui

Vaksin booster adalah bagian dari rangkaian vaksinasi Covid-19 yang disuntikkan setelah seseorang mendapatkan dosis lengkap vaksin primer.

Pemberian vaksin booster ini bertujuan untuk mempertahankan kekebalan tubuh dan memperpanjang waktu perlindungan dari paparan virus Covid-19.

Ilustrasi Vaksin
Ilustrasi Vaksin (IST)

Vaksinasi yang diselenggarakan Pemerintah sejak Januari 2022 ini ditujukan bagi masyarakat usia 18 tahun ke atas.

Pemberiannya sendiri diprioritaskan bagi penderita imunokompromais dan lansia, dengan dua mekanisme, yaitu :

● Mekanisme Homolog
Jenis vaksin yang diberikan, sama dengan jenis vaksin primer dosis lengkap yang sudah didapatkan sebelumnya. Merek vaksin yang masuk dalam kategori vaksin homolog, antara lain Pfizer, Sinovac, dan Moderna.

● Mekanisme Heterolog
Pada mekanisme ini, vaksin booster yang diberikan berbeda jenis dengan vaksin primer dosis lengkap yang didapatkan sebelumnya.

Jika sebelumnya masing-masing vaksin dapat diberikan minimal 6 bulan setelah vaksin dosis lengkap, maka berdasarkan Surat Edaran (SE) dari Kemenkes RI Nomor SR.02.06/II/ 1180 /2022 aturan tersebut berubah.

Surat Edaran yang mengatur tentang Penyesuaian Pelaksanaan Vaksinasi COVID-19 Dosis Lanjutan (Booster) bagi Masyarakat Umum ini menyebutkan bahwa vaksin booster dapat diberikan minimal 3 bulan setelah pemberian vaksin dosis lengkap.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved