Berita Ungaran

Polres Semarang Salurkan 11 Hewan Kurban ke Ponpes, Musala dan Panti Asuhan

Kapolres Semarang, AKBP Yovan Fatika dan jajarannya menyalurkan 11 hewan kurban.

Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: sujarwo
Dok. Polres Semarang
Kapolres Semarang, AKBP Yovan Fatika menyerahkan sapi ke Ponpes Miftahul Ulum di Ungaran, Kab Semarang. 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Kapolres Semarang, AKBP Yovan Fatika dan jajarannya menyalurkan 11 hewan kurban ke sejumlah tempat di Kabupaten Semarang menjelang Hari Raya Idul Adha 1443 H, Sabtu (9/7/2022).

Sebanyak empat ekor sapi dan tujuh ekor kambing disalurkan ke enam pondok pesantren, satu panti asuhan dan dua musala yang tersebar di Kabupaten Semarang.

“Alhamdulillah kami mendapat duk

Kapolres Semarang, AKBP Yovan Fatika menyerahkan sapi ke Ponpes Miftahul Ulum di Ungaran, Kab Semarang.
Kapolres Semarang, AKBP Yovan Fatika menyerahkan sapi ke Ponpes Miftahul Ulum di Ungaran, Kab Semarang. (Dok Polres Semarang)

ungan serta partisipasi jajaran Kepolisian Resor Semarang.
Salah satu tempat yang kami salurkan yakni ke Pondok Pesantren pesantren Miftahul Ulum di Kelurahan Susukan Kecamatan Ungaran Timur dan diterima langsung oleh pimpinannya, KH Rohadi,” ungkap AKBP Yovan, Minggu (10/7/2022).

Selain Pondok Pesantren (Ponpes) Miftahul Ulum, tempat lain yang menjadi sasaran penyaluran hewan kurban tersebut meliputi Ponpes Al Iklhas Genuk di Ungaran Barat, Ponpes Roudhlotul Jannah Candirejo di Ungaran Barat, Ponpes Nurul Quran Gendurit di Ungaran Timur, Ponpes Annajiyah Pledokan di Sumowono, Ponpes Darussalam Gebugab di Bergas, Panti Asuhan Sahal Suhail Sidomulyo di Ungaran Timur, Mushola Lengkongan Kalikayen di Ungaran Timur dan Mushola Al Hidayah Kawengen di Ungaran Timur. 

Mengenai tengah maraknya kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menjangkiti ribuan hewan ternak di Kabupaten Semarang, AKBP Yovan menerangkan bahwa hewan-hewan yang disalurkannya sebelumnya sudah memenuhi protokol kesehatan atau dengan kata lain aman dari PMK.

“Hewan yang kami salurkan kali ini sudah memenuhi penerapn protokol kesehatan di masa maraknya penyebaran penyakit PMK pada hewan ternak yang digunakan untuk kurban,” pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved