Berita Semarang
Pariwisata Bergeliat, Benk Ingatkan Pengelola Jangan Aji Mumpung
Usai 2 tahun terdampak pandemi Covid-19, industri pariwisata kini kembali bergeliat.
Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: sujarwo
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Setelah dua tahun terdampak pandemi Covid-19, industri pariwisata kini kembali bergeliat.
Ketua Gabungan Industri Pariwisata (Gipi) Jawa Tengah Benk Mintosih mengatakan, hal itu terutama pada tempat-tempat wisata yang mulai menunjukkan kondisi normal seperti saat sebelum pandemi Covid-19.
Terlebih saat liburan sekolah ini, tempat-tempat wisata kembali membeludak.
"Tempat wisata sekarang sudah membeludak," kata Benk saat dihubungi tribunjateng.com, kemarin.
Di sisi lain, di tengah membeludaknya pengunjung tempat-tempat wisata saat ini ia mengimbau agar pelaku industri ataupun pengelola tempat-tempat wisata tidak aji mumpung dengan situasi yang ada.
Ia meminta agar pemilik tempat wisata selalu memastikan keamanan tempat wisata dan wahana-wahananya, terlebih sempat sekitar dua tahun sepi pengunjung.
"Perlu kalau sudah ada anggaran kayak gini, pengelola mestinya mengantisipasi - semua dirawat, jangan aji mumpung. Kami selalu menyampaikan ke pemilik (tempat wisata) untuk mengedepankan safety-nya," ungkapnya.
Sementara itu Benk yang juga merupakan Wakil Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jateng itu menambahkan, adapun tren tempat liburan saat ini yakni tempat-tempat berkonsep glamping (gabungan glamorous dan camping).
"Setelah pandemi, muncul healing. Sekarang tren healing-nya adalah glamping yaitu kemah glamor. Tenda-tenda yang sudah ada ac-nya dengan suasana alam itu yang jadi tren. Di Kabupaten Semarang, Salatiga itu sudah mulai bermunculan," imbuhnya. (*)