Kecelakaan

Alasan Sopir Truk BO Nekat Masuk Jalur Dalam Kota Semarang, Berakhir Kecelakaan

Wandi sopir truk boks open BO muatan krimer bubuk mengaku truk terperosok di selokan Jalan Jenderal S Suparman akibat truk tak kuat menanjak. 

Penulis: iwan Arifianto | Editor: Daniel Ari Purnomo
Tribun Jateng/ Iwan Arifianto
Truk mauatan krimer bubuk terperosok di parit sisi selatan Jalan Jenderal S Supratman, Gajahmungkur, Rabu (13/7/2022) sekira pukul 17.00 WIB. 

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Wandi sopir truk boks open BO muatan krimer bubuk mengaku truk terperosok di selokan Jalan Jenderal S Suparman akibat truk tak kuat menanjak. 

Rem ban truk juga semuanya tak berfungsi ketika truk tak kuat menanjak sehingga truk meluncur bebas. 

Ia juga terhitung nekat melintasi jalur dalam kota saat membawa muatan cukup berat.

Truk mauatan krimer bubuk terperosok di parit sisi selatan Jalan Jenderal S Supratman, Gajahmungkur, Rabu (13/7/2022) sekira pukul 17.00 WIB.
Truk mauatan krimer bubuk terperosok di parit sisi selatan Jalan Jenderal S Supratman, Gajahmungkur, Rabu (13/7/2022) sekira pukul 17.00 WIB. (Tribun Jateng/ Iwan Arifianto)

"Iya mau lewat tol mahal uang jalan mepet jadi lewat jalan dalam kota," ucapnya kepada Tribunjateng.com, Rabu (13/7/2022).

Ia menyebut, truk bermuatan krimer bubuk itu hendak dikirim dari Cileungsi, Bogor  menuju ke Jogjakarta. 

Ia berangkat dari Kota tersebut Senin (11/7/2022) pagi. 

Truk sempat alami pecah ban  di Bekasi. 

Selain itu, kernetnya juga sakit sehingga terpaksa tidak ikut melanjutkan perjalanan. 

"Saya sendirian, target sampai Jogja besok untuk bongkar muat," paparnya.

Ia menjelaskan, kecelakaan tersebut terjadi lantaran truk tak kuat menanjak. 
Selain itu, ia terlambat melakukan oper gigi  dari dua ke satu.

Ia sempat panik lantaran secara bersamaan rem truk semuanya tak berfungsi. 

"Sewaktu kejadian ada satu motor sehingga saya banting ke kanan.

Tidak ada korban yang luka saya cuma kepala kebentur tapi aman," tuturnya. 
Ia mengatakan,sudah pernah melintasi tanjakan Gajahmungkur sebanyak satu kali.

Ketika itu kirim barang ke AKPOL Semarang.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved