Pencurian

Dua Maling Ceritakan Keapesan Mencuri 27 Bebek Warga Salatiga, Ternyata Punya Tanda Ini

Pemuda asal Kabupaten Semarang diringkus jajaran Satreskrim Polres Salatiga akibat mencuri bebek di sebuah kandang.

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA – Pemuda asal Kabupaten Semarang diringkus jajaran Satreskrim Polres Salatiga akibat mencuri bebek di sebuah kandang milik warga Kelurahan Kauman Kidul Kecamatan Sidorejo Kota Salatiga.

Pelaku tersebut yakni Muhamad Zainudin (29) warga Dusun Bubudan Desa Sumber Kecamatan Pabelan Kabupaten Semarang dan Herwanto (29) warga Dusun Gentan Desa Tukang Kecamatan Pabelan Kabupaten Semarang.

Kapolres Salatiga, AKBP Indra Mardiana mengatakan penangkapan pelaku setelah adanya laporan dari pemilik bebek yang bernama Anggi Nurega (23) warga Benggol Kelurahan Kauman Kidul Kecamatan Sidorejo Kota Salatiga.

Pelaku beraksi dengan cara melompat pagar rumah dan masuk lewat  jendela.

“Pencurian itu kali pertama diketahui oleh korban pada saat ke kandang bebek miliknya untuk mengambil telur,” kata AKBP Indra kepada Tribunjateng.com, Rabu (13/7/2022).

“Korban terkejut karena didapati bebek miliknya telah berkurang dari jumlah sebelumnya,” imbuhnya.

Melihat kejadian tersebut, korban langsung memberitahukan kepada saksi Muh Kharis dan melakukan pengecekan.

Setelah dilakukan pengecekan bebek milik korban hilang 27 ekor.

Korban mendapat informasi dari saksi Nur yang menyebutkan bahwa pada 6/7/2022 sekitar pukul 20.00 WIB didapati dua orang laki – laki telah menjual bebek sebanyak 27 ekor.

“Nur merupakan pembeli bebek milik Anggi, ia memberitahukan kepada korban bahwa ia telah membeli bebek dengan ciri – ciri pada sayap bagian dalam bulunya telah dipotong,  sesuai ciri – ciri bebek milik korban,” paparnya.

"Selanjutnya korban mengadukan peristiwa tersebut ke Polres Salatiga, atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian berupa 27 ekor bebek ditafsir Rp 2,7 juta,” imbuhnya.

Polres Salatiga mengamankan barang bukti berupa lima ekor bebek, satu unit sepeda motor serta dua buah karung beras yang digunakan pelaku untuk membawa hasil curian.

Atas perbuatannya pelaku di ancam dengan Pasal 363 KUHP.

Sementara itu, pelaku pencurian, Zainudin mengatakan bahwa hasil curiannya dijual dengan harga Rp 50 ribu per ekor.

“Bebek hasil curian baru 10 yang dijual, sedangkan 17 ekor belum dijual,” kata Zainudin. (han)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved