Berita Semarang

Jadi Syarat Perjalanan, Vaksinasi Booster di Kota Semarang Digenjot, Capaian Baru 51 Persen

Pemerintah Kota Semarang terus menggenjot vaksinasi dosis ketiga atau booster.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: sujarwo
TRIBUN JATENG/EKA YULIANTI FAJLIN
Warga Kota Semarang mengikuti vaksinasi beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pemerintah Kota Semarang terus menggenjot vaksinasi dosis ketiga atau booster.

Hal ini menyusul kebijakan pemerintah pusat menetapkan wajib booster untuk pelaku perjalanan dalam negeri. 

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan, pemerintah pusat sudah memberikan instruksi untuk pelaku perjalanan wajib melakukan booster.

Kebijakan itu tertuang pada SE Satgas Nomor 21 Tahun 2022 tentang Ketentuan Perjalanan Orang dalam Negeri Pada Masa Pandemi Covid-19 yang mulai berlaku pada 17 Juli 2022 nanti. 

Pada SE tersebut, pelaku perjalanan dalam negeri yang sudah booster tidak perlu melakukan antigen atau PCR.

Sedangkan, pelaku perjalanan yang baru vaksin dosis kedua wajib menyertakan hasil negatif rapid tes antigen 1x24 jam atau PCR 3x24 jam.

Kemudian, pelaku perjalanan yang baru vaksin dosis pertama wajib menyertakan hasil negatif RT-PCR 3x24 jam.

Pelaku perjalanan yang belum vaksin karena kondisi kesehatan khusus wajib menunjukan hasil negatif RT-PCR 3x24 jam dan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah. 

"Kami mengedukasi masyarakat terkait prokes dan booster. Pemerintah pusat bahkan sudah memberi instruksi untuk perjalanan jauh wajib hukumnya booster. Saya rasa terobosan bagus," ujar Hendi, sapaanya, Kamis (14/7/2022). 

Menurut Hendi, perkembangan atau capaian booster di wilayah-wilayah, termasuk Semarang, tidak begitu baik.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved