Berita Sragen

Kasus PMK Masih Tinggi, PMI Sragen Lakukan Penyemprotan Desinfektan Eco Enzyme

PMI Sragen lakukan penyemprotan desinfektan eco enzyme di Pasar Hewan, Sumberlawang.

Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: sujarwo
Istimewa/PMI Sragen
Tim dari PMI Sragen ketika melakukan penyemprotan desinfektan eco enzyme di Pasar Hewan, Sumberlawang, Jumat (15/7/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Palang Merah Indonesia (PMI) Sragen melakukan penyemprotan desinfektan eco enzyme di Pasar Hewan, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen, Jumat (15/7/2022).

Ketua PMI Sragen, dr Ismail Joko Sutris

Tim dari PMI Sragen ketika melakukan penyemprotan desinfektan eco enzyme di Pasar Hewan, Sumberlawang, Jumat (15/7/2022).
Tim dari PMI Sragen ketika melakukan penyemprotan desinfektan eco enzyme di Pasar Hewan, Sumberlawang, Jumat (15/7/2022). (Istimewa/PMI Sragen)

no mengatakan penyemprotan sendiri dilakukan sejak pukul 03.00 hingga 11.30 WIB.

Ismail mengatakan penyemprotan ini merupakan permintaan langsung dari Dinas Peternakan Kabupaten Sragen (Disnakkan) Sragen.

Penyemprotan ini dilakukan guna mencegah Penyakit Kuku dan Mulut (PMK) pada hewan ternak di pasar tersebut.

"Kami diminta langsung oleh Disnakkan untuk melakukan penyemprotan di pasar hewan guna pencegahan penularan penyakit kuku dan mulut pada hewan ternak," kata Ismail kepada Tribunjateng.com.

Ismail melanjutkan, kegiatan ini merupakan bentuk pencegahan PMK yang dilakukan mengingat per hari ini (15/7/2022) Pasar Hewan Sumberlawang mulai dibuka.

Tidak hanya di Pasar Sumberlawang, PMI Sragen juga akan melakukan penyemprotan di Pasar Hewan Nglangon akhir bulan Juli.

Pada kegiatan ini, kata Ismail PMI Kabupaten Sragen telah melakukan penyemprotan desinfektan eco enzyme pada 150 ekor sapi yang akan diperjual belikan.

"Kami juga menggunakan cairan ramah lingkungan yakni eco enzyme yang selain bisa digunakan sebagai desinfektan merupakan cairan beragam manfaat yang bisa digunakan sebagai obat pada penyakit kuku dan mulut," lanjut Ismail.

Sementara itu, sejumlah pasar hewan di Sragen memang mulai dibuka sejak Senin (11/7/2022) lalu. Tidak bersamaan, pasar hewan mulai dibuka bertahap sesuai pasar.

Kepala Disnakkan Sragen, Rina Wijaya, menambahkan total kasus PMK sebanyak 1.118 ekor. Sebanyak 354 kasus aktif dan 705 ekor sapi sudah sembuh. Sementara sapi yang mati ada 59 ekor, termasuk yang disembelih.

Rina mengatakan penambahan kasus baru per Kamis sebanyak 13 ekor. Sapi yang disembelih sebanyak 48 ekor dan 11 ekor mati dikubur. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved