Berita Sukoharjo

Pemkab Sukoharjo Sosialisasikan Penanggulangan Kebakaran ke Kelompok Dasa Wisma

Musim kemarau lahirkan kerawanan tersendiri hingga risiko kebakaran meningkat. 

Penulis: khoirul muzaki | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Khoirul muzaki
Bupati Sukoharjo apresiasi sosialisasi kebakaran Satpol PP untuk Kelompok Dasa Wisma di Desa Ngombakan, Selasa (20/7/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, SUKOHARJO - Musim kemarau melahirkan kerawanan tersendiri hingga risiko bencana kebakaran meningkat.  Di antara pemicu kebakaran rumah adalah karena kelalaian manusia. 

Kebakaran rumah biasa dipicu korsleting listrik hingga tungku memasak lupa dimatikan. 

Di antara anggota keluarga yang dominan berada di rumah adalah ibu rumah tangga. Karenanya, perannya sangat vital untuk mencegah terjadinya kebakaran rumah. 

Satpol PP Kabupaten Sukoharjo menggelar Sosialisasi Penanggulangan Kebakaran Bagi Ibu-Ibu Kelompok Dasa Wisma Se Kabupaten Sukoharjo Tahun 2022 di Pendopo Balai Desa Ngombakan, Kecamatan Polokarto, Selasa (19/7/2022). 

Bupati Etik Suryani mengapresiasi kegiatan sosialisasi tersebut. Pasalnya, kebakaran merupakan salah satu bencana non alam yang ditakuti  masyarakat.

Bencana kebakaran memiliki dampak yang sangat besar, bukan hanya kerugian materi karena rumah dan harta benda  hangus terbakar, namun juga bisa menimbulkan korban jiwa.

“Musibah kebakaran yang sering terjadi bisa disebabkan oleh beberapa faktor, faktor kelalaian manusia juga bisa menjadi pemicu terjadinya kebakaran,” ujarnya, Rabu (20/7/2022). 

Kebakaran bisa terjadi di antaranya karena hubungan arus pendek listrik, kompor meledak, atau karena bensin atau cairan mudah terbakar.

Walaupun kebakaran bisa terjadi tanpa diduga, masyarakat bisa melakukan beberapa langkah untuk mencegah terjadinya kebakaran.

Di antaranya dengan menggunakan alat kelistrikan secukupnya. Jauhkan benda yang mudah terbakar dari jangkauan sumber api, waspadai puntung rokok yang masih menyala, serta hindarkan pemantik dan korek api dari jangkauan anak-anak.

Bupati berharap kegiatan semacam ini dapat memberikan pemahaman serta wawasan kepada masyarakat tentang kebakaran dan penanganannya. 

Sehingga masyarakat dapat menentukan strategi, pola dan upaya penanggulangan dan penanganan kebakaran di lingkungan masing-masing. (*)

 

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved