Berita Karanganyar

PKL Dekat Bekas Kantor Kelurahan Cangakan Karanganyar Bakal Dipindah, Pedagang: Rodok Ngelu

Pihak Dinas Perdangan Tenaga Kerja dan Koperasi (Disdagnakerkop) UKM Karanganyar berencana memindahkan sejumlah PKL di jalur lambat Jalan Lawu

Penulis: Agus Iswadi | Editor: Catur waskito Edy
agus iswadi
PKL berjualan di jalur lambat Jalan Lawu tepatnya di sisi utara bekas Kantor Kelurahan Cangakan Kecamatan/Kabupaten Karanganyar, Jumat (22/7/2022) siang. 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Pihak Dinas Perdangan Tenaga Kerja dan Koperasi (Disdagnakerkop) UKM Karanganyar berencana memindahkan sejumlah PKL di jalur lambat Jalan Lawu tepatnya sisi utara bekas Kantor Kelurahan Cangakan Kecamatan/Kabupaten Karanganyar.

Kepala Disdagnakerkop UKM Karanganyar,  Martadi menyampaikan, petugas telah melakukan pendataan terhadap sejumlah PKL yang berjualan di jalur lambat tersebut.

Setelah dilakukan pendataan PKL oleh petugas, lanjutnya, mereka akan diarahkan untuk berjualan di Pujasera sekitar kompleks perkantoran.

"Sebenarnya itu kan dilarang. Kemarin sudah didata. Akan coba digeser ke Pujasera," katanya kepada Tribunjateng.com, Jumat (22/7/2022).

Pedagang, Paryadi mengungkapkan merasa berat hati apabila berpindah lokasi jualan dari jalur lambat menuju ke Pujasera.

"Rodok ngelu mas (agak pusing), masalahe Pujasera nggone sepi nyenyet (soalnya Pujasera tempatnya sepi)," ungkapnya.

Menurutnya lokasi Pujasera yang berada di kompleks perkantoran cenderung sepi. Dia sempat berjualan di Pujasera tapi tidak bertahan lama karena sepi. 

"Jualan dari pukul 08.00-14.00 dapatnya Rp 10 ribu-Rp 15 ribu. Karena sepi orang, akses terlalu ke dalam. Di sini lumayan, orang lewat (Jalan Lawu) mampir.  Di sini (jalur lambat) jualan dari pukul 08.00-12.00 bisa dapat Rp 200 ribu," terangnya. (Ais).

Baca juga: BREAKING NEWS : Eksekutor Penembak Istri TNI Semarang Ditangkap di Perbatasan Semarang-Demak

Baca juga: DUH GUSTI! Sepasang Anak Muda Tertangkap Bermesraan di Masjid Menara Kudus, ‎Ini Penampakannya

Baca juga: 239 WNI Dideportasi dari Malaysia, Banyak yang Depresi hingga Gangguan Jiwa, Kok Bisa?

Baca juga: KH Nur Rofiq Kembali Pimpin FKUB Kota Salatiga

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved