Kebakaran

Video Detik-detik Evakuasi Bayi Baru Lahir di RS Pelita Anugrah Mranggen saat Kebakaran Pabrik Pupuk

Detik-detik evakuasi bayi baru lahir dari RS rumah sakit Pelita Anugrah Mranggen berlangsung dramatis.

Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: rival al manaf
Tribun Jateng/Rezanda Akbar D
Proses evakuasi pasien RS Pelita Anugrah Mranggen yang dekat dengan lokasi kebakaran. 

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Detik-detik evakuasi bayi baru lahir dari RS rumah sakit Pelita Anugrah Mranggen berlangsung dramatis.

Kebakaran yang menghanguskan Pabrik Pupuk CV Saprotan Utama Mranggen memang bersebelahan dengan rumah sakit.

Hal itu membuat para nakes dan penunggu pasien di rumah sakit itu panik.

Pasalnya. tebalnya asap hitam bekas terbakar, masuk kedalam ruangan rumah sakit, dengan begitu para nakes, pasien, ibu hamil dan bayi semuanya menyelamatkan diri terlebih dahulu di luar rumah sakit.

Baca juga: Mata Kapolres Demak Berkaca-kaca Ceritakan Evakuasi Bayi di RS Pelita Anugrah Mranggen

Baca juga: BREAKING NEWS: Kebakaran Pabrik CV Saprotan Utama Mranggen Demak

Baca juga: Bersebelahan dengan Lokasi Kebakaran, RS Pelita Anugrah Evakuasi Pasien Dalam Kondisi Gelap

Baca juga: Detik-detik Kebakaran Pabrik Pupuk CV Saprotan Utama, Terjadi Ledakan Berkali-kali

Proses evakuasi pasien RS Pelita Anugrah Mranggen yang dekat dengan lokasi kebakaran.
Proses evakuasi pasien RS Pelita Anugrah Mranggen yang dekat dengan lokasi kebakaran. (Tribun Jateng/Rezanda Akbar D)

 

Terlebih, bangunan rawat inap ibu dan anak dekat dengan lokasi kebakaran.

Kapolres Demak, AKBP Budi Adhy Buono dengan mata berkaca-kaca menceritakan proses evakuasi yang dilakukan.

"Ada 78 pasien yang dievakuasi, untuk yang bayi awalnya dievakuasi di Masjid, lalu selanjutnya dievakuasi di bawa di rumah sakit lainnya seperti di RSUD di Demak, Tugu, Fatahilah, Sultan Agung," jelasnya kepada tribunjateng.com, Kamis (21/7/2022).

Sempat ada kepanikan terkait evakuasi yang dilakukan.

Alhasil, belasan bayi-bayi tersebut awalnya dipindah di luar rumah sakit atau dipinggir jalan.

"Ada sedikit kepanikan dan bayi-bayi dibawa keluar."

"Untuk sekarang, kondisinya sudah dibawa ke rumah sakit dan disitu juga ada listrik."

"Tinggal dicolokan apabila membutuhkan oksigen," jelasnya.

Saat memindahkan para pasien, pihaknya mengalami sedikit kesulitan pasalnya banyaknya masyarakat yang melihat kebakaran menyebabkan arus lalu lintas jadi padat.

"Kita didepan, juga membantu arus lalu lintas khususnya untuk evakuasi ambulans."

Damkar yang berusaha menjinakkan Sijago merah yang melahap pabrik pupuk.
Damkar yang berusaha menjinakkan Sijago merah yang melahap pabrik pupuk. (Tribun Jateng/Rezanda Akbar D)

Mirisnya Alasan Emak-emak Rela Mencuri Uang Ratusan Ribu Hingga Ditangkap Warga Gunungpati Semarang

Baca juga: Perjuangan Siswi SMA Kabur Setelah Dijadikan Budak Pemuas Nafsu Pemuda yang Dikenal Lewat Facebook

Baca juga: Foto-foto Jersey Baru PSIS Semarang di Liga 1 2022/2023 Tak Ada Lagi Sponsor Charlie Hospital

"Karena banyak warga yang melihat di lokasi kebakaran," ucapnya.

Sementara itu, Andreas, Pengawas Internal Rumah Sakit Pelita Anugrah Mranggen menjelaskan bahwa evakuasi berjalan lancar.

"Pasien semua selamat dan bisa diamankan, untuk bayi yang diinkubator juga sudah dikasih ke masjid rumah sakit, di sana ada tabung oksigen. Semua tertangani," katanya.

Evakuasi berjalan dengan lancar meski dilakukan dalam kondisi gelap.(Rad)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved