Berita Semarang

Isoter Pasien Covid-19 di Rumdin Wali Kota Semarang Sudah Sepekan Kosong

Tempat isolasi terpusat (Isoter) rumah dinas (Rumdin) Wali Kota Semarang sudah sepekan ini kosong

Penulis: iwan Arifianto | Editor: muslimah
TribunJateng.com/Eka Yulianti Fajlin
Sejumlah pasien sedang berjemur di isolasi terpusat rumah dinas wali kota beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Tempat isolasi terpusat (Isoter) rumah dinas (Rumdin) Wali Kota Semarang sudah sepekan ini kosong.

Tidak ada pasien Covid-19 dibawa ke tempat tersebut.

Kondisi itu sudah berlangsung selama sepekan terakhir.

"Iya kosong sudah seminggu ini," kata Kepala  Isoter Rumdin Walikota Semarang, Drg. Rahma Defi. M.Kes, saat dihubungi Tribunjateng.com, Sabtu (23/7/2022).

Baca juga: Beredar Kabar 1 Agustus Beli BBM Subsidi Wajib Pakai MyPertamina, Benarkah?

Baca juga: Pengakuan Orangtua yang Merantai Anaknya, Warga Temukan Bocah R Jalan Ngesot Minta Makan

Kosongnya rumah sementara bagi pasien Covid-19 itu sempat terjadi pada bulan Juni.

Sebulan penuh isoter rumdin dalam kondisi zero pasien.

Memasuki bulan Juli ini, pasien Covid mulai ada kembali.

Bahkan, sehari sampai ada lima pasien.

"Lima pasien itu angka tertinggi , paling banyak  terjadi di pekan pertama bulan Juli," papar Defi.

Ia menyebut, kasus paling banyak itu terjadi sewaktu habis ada kegiatan kunjungan Presiden Jokowi di Kota Semarang.

Sebaliknya, selepas Idul Adha yang diprediksi akan ada kenaikan kasus ternyata tidak ada kenaikan.

"Habis idul adha diprediksi ada kenaikan ternyata tidak, relatif biasa saja yakni hanya ada satu dua pasien di isoter," ungkapnya.

Ia mengatakan, kebanyakan pasien Covid-19 di Kota Semarang melakukan isolasi mandiri (Isoman).

Mereka yang terpaksa harus menjalani karantina di isoter merupakan pasien yang memiliki gejala batuk pilek dan hilang indera penciuman.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved