Berita Semarang

Isoter Rumdin Semarang Siap Tampung Jamaah Haji Terpapar Covid-19

Isoter Rumdin Semarang dulu berkapasitas  170 tempat tidur sekarang menjadi 206 tempat tidur

Penulis: iwan Arifianto | Editor: muslimah
Tribun Jateng/Iwan Arifianto
Sebuah ambulance terparkir di depan Rumah Dinas Wali Kota Semarang yang dijadikan tempat isolasi terpusat bagi pasien Covid-19. Rumdin kini bersiap diri untuk menyambut kepulangan jamaah haji asal Kota Semarang. 

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Isolasi Terpusat (Isoter) bagi pasien Covid-19 di Rumah Dinas (Rumdin) Wali Kota Semarang bersiap diri untuk menyambut kepulangan jamaah haji asal Kota Semarang.

Mereka telah menyiapkan diri bilamana sewaktu-waktu ada jemaah haji terpapar Covid-19 sehingga membutuhkan tempat isolasi.

"Kalau kami siap , semua sudah disiapkan," kata terang Kepala  Isoter Rumdin Walikota Semarang, Drg. Rahma Defi. M.Kes, saat dihubungi Tribunjateng.com, Sabtu (23/7/2022).

Ia mengatakan, informasi yang diperoleh jemaah haji asal Kota Semarang baru tiba besok Minggu (24/7/2022).

Baca juga: Beredar Kabar 1 Agustus Beli BBM Subsidi Wajib Pakai MyPertamina, Benarkah?

Baca juga: Isoter Pasien Covid-19 di Rumdin Wali Kota Semarang Sudah Sepekan Kosong

Mereka tentunya setiba di Donohudan langsung di swab terlebih dahulu.

"Misal ada positif nanti tinggal aturan di mana apakah langsung dirawat di sana atau bawa ke isoter nanti kami nunggu instruksi Pemprov," bebernya.

Isoter Rumdin Semarang dulu berkapasitas  170 tempat tidur sekarang menjadi 206 tempat tidur.

Di rumdin sempat ada  empat dokter, paramedis dari perawat dan bidan sejumlah 15 orang, cleaning service sembilan orang, driver satu orang.

Kini hanya ada tiga tenaga kesehatan dan dua petugas kebersihan.

Diberitakan sebelumnya, tempat isolasi terpusat (Isoter) rumah dinas (Rumdin) Wali Kota Semarang sudah sepekan ini kosong.

Tidak ada pasien Covid-19 dibawa ke tempat tersebut.

Kondisi itu sudah berlangsung selama sepekan terakhir.

"Iya kosong sudah seminggu ini," kata Kepala  Isoter Rumdin Walikota Semarang, Drg. Rahma Defi. M.Kes, saat dihubungi Tribunjateng.com, Sabtu (23/7/2022).

Kosongnya rumah sementara bagi pasien Covid-19 itu sempat terjadi pada bulan Juni.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved