Berita Regional

Salah Paham di Pesta Joget Berujung Bentrokan Dua Desa di Maluku Tenggara, Seorang Warga Tewas

Sabtu (23/7/2022), bentrokan warga terjadi di Maluku Tenggara, Provinsi Maluku. Bentrokan dipicu salah paham saat pesta joget. 

Net
Ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM, AMBON - Sabtu (23/7/2022), bentrokan warga terjadi di Maluku Tenggara, Provinsi Maluku

Bentrokan dipicu salah paham dua kelompok pemuda saat pesta joget

Disampaikan Kapolres Maluku Tenggara AKBP Frans Duma, bentrokan yang melibatkan warga Desa Ohoiren dan Desa Ohoidertutu Kecamatan Kei Kecil Barat itu menyebabkan seorang warga bernama Ignasius Balwo Renyaan tewas terkena sabetan parang.

Baca juga: Seorang Siswa Dikeroyok Belasan Siswa Lain di Balikpapan, Videonya Viral

Frans mengungkapkan, kedua warga desa itu bentrok dipicu salah paham dua kelompok pemuda dari kedua desa saat acara pesta joget di hajatan kawinan di Desa Ohoi Somlain.

"Pemicunya itu salah paham saat pesta joget lalu terjadi keributan pada Pukul 02.30 WIT," kata Frans saat saat dihubungi dari Ambon via telepon seluler, Sabtu.

dua kelompok pemuda yang terlibat bentrok
Aparat kepolisian diterjunkan untuk menghalau dua kelompok pemuda yang terlibat bentrok di Kota Tual, Maluku, Sabtu dinihari (16/7/2022)(POLDA MALUKU)

Dia menjelaskan, saat keributan terjadi, kedua kelompok pemuda meminta bantuan dari desanya masing-masing.

Saat itu massa yang datang ikut membawa parang dan senjata tajam lainnya.

Saat tiba di lokasi kejadian, mereka saling menyerang sehingga bentrokan tidak dapat dihindari.

"Mereka yang terlibat perkelahian ini memamggil massa dari desanya lalu bentrok terjadi sehingga satu warga bernama Ignasius Balwo Renyaan meninggal karena dipotong," ungkapnya.

Selain korban tewas, beberapa warga memgalami luka memar hingga giginya goyang. 

Hingga Pukul 09.12 WIT, massa dari Desa Ohoidertutu mendatangi Desa Ohoiren untuk mencari pelaku yang membunuh korban.

Saat itulah konsentrasi massa kembali terjadi.

Beruntung polisi yang sudah berada di lokasi segera menyekat kedua massa yang kembali bersitegang dan bersiap saling serang.

"Saya tiba di TKP itu sekitar Pukul 11.00 WIT dan kita kemudian menenangkan kedua kelompok warga," ujarnya.

Saat ini, kondisi di dua desa berhasil dikendalikan aparat.

Untuk mencegah bentrok susulan, personel gabungan Brimob dan  Polres dikerahkan ke lokasi bentrok.

"Aparat sudah di lokasi ada dari Polres, Polsek, dan  Brimob sudah di sana, untuk sementara situasi bisa dikendalikan," pungkasnya. (*)

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pesta Joget Picu Bentrok Antar-warga di Maluku Tenggara, 1 Orang Tewas"

Baca juga: Terekam CCTV, 3 Karyawan Pabrik Rokok yang Curi Ratusan Kilogram Cengkeh Ditangkap

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved