Liga 1 2022

Wasit Dianggap Blunder di Laga PSIS Vs Rans & Bali United Vs Persija, PSSI akan Lakukan Investigasi

Dua wasit yang memimpin laga PSIS Semarang melawan Rans Nusantara FC dan Bali United melawan Persija Jakarta dianggap melakukan blunder

Editor: galih permadi

"Soal respon pemain RANS Nusantara FC kami juga akan serahkan ke Komdis PSSI," ucap Mochamad Iriawan.

Protes Rans itu dilakukan karena tidak seharusnya Yeni Kristianto mengambil keputusan untuk memberikan hadiah tendangan penalti kepada PSIS Semarang.

Tragedi pelanggaran itu terjadi ketika ada kontak antara pemain PSIS Semarang Oktafianus Fernando dengan gelandang RANS Nusantara FC David Laly.

Dilihat dari tayangan ulang, terlihat Oktafianus Fernando terjatuh sendiri, tanpa adanya bodi kontak dengan David Laly.

Para pemain RANS Nusantara FC tidak terima dengan keputusan wasit asal Jawa Timur itu.

Sebab, mereka menilai Oktafianus Fernando melakukan diving di dalam kotak penalti RANS Nusatara FC.

Keputusan wasit yang merugikan itu juga terjadi di laga Bali United melawan Persija Jakarta.

Insiden pertama terjadi ketika bek Persija Jakarta Firza Andika memberikan umpan lambung ke kotak penalti Bali United.

Arah bola hasil umpan Firza Andika membentur tangan bek Bali United I Made Andhika Wijaya.

Insiden juga terjadi ketika pemain Bali United Privat Mbarga dilanggar bek Persija Jakarta, Muhammad Ferarri di dalam kotak penalti.

Lagi-lagi wasit asal Yogyakarta tidak memberikan hadiah penalti kepada Bali United.

Kejadian yang terlihat di laga Bali United melawan Persija Jakarta, juga akan dilaporkan ke Komite Wasit.

Iwan Bule berharap tidak ada lagi kejadian-kejadian yang sangat merugikan klub dalam sebuah pertandingan.

"Kami sudah meminta wasit untuk adil dan tidak memihak."

Halaman
123
Sumber: BolaSport.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved