Berita Kendal

Pengangguran Kendal Meningkat Jadi 7,55 Persen, 6.500 Pencari Kerja Akses Aplikasi Kendal Karier

Angka pengangguran terbuka di Kabupaten Kendal mengalami peningkatan dalam dua tahun terakhir. Dinas Perindustrian, dan Tenaga Kerja

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: Catur waskito Edy
TRIBUNJATENG/SAIFUL MA'SUM
Antrean mengular para pencari kerja dalam job fair Kabupaten Kendal di Stadion Kebondalem, Senin (25/7/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Angka pengangguran terbuka di Kabupaten Kendal mengalami peningkatan dalam dua tahun terakhir. Dinas Perindustrian, dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kendal mencatat, angka pengangguran Kendal mencapai 7,55 persen atau 40.300 orang pada akhir 2021, lebih tinggi dari rata-rata Provinsi Jawa Tengah 5,95 persen.

Kepala Disperinaker Kendal, Cicik Sulastri mengatakan, tingginya angka pengangguran itu harus segera disikapi dengan inovasi dan terobosan program untuk para pencari kerja.

Seperti contoh, pihaknya sudah melaunching aplikasi Kendal Karier untuk memfasilitasi pencari kerja dengan perusahaan dan melangsungkan job fair mini yang akan ditindaklanjuti menjadi agenda bulanan.

Dia menyebutkan, aplikasi Kendal Karier saat ini sudah diakses 6.500 pencari kerja, sedangkan job fair mini diakses 1.050 pencari kerja.

Sebagai tindak lanjut, pihaknya menggelar job fair kembali selama dua hari di Stadion Utama Kendal pada 25-26 Juli untuk menekan secepat mungkin angka pengangguran Kabupaten Kendal.

"Memang angka pengangguran terbuka di Kendal cukup tinggi di atas rata-rata Jawa Tengah, 2019 angkanya 30.800, pada 2021 jadi 40.300. Perlu terobosan dan inovasi untuk mempercepat penurunan angka pengangguran," terangnya ketika menghadiri job fair di Stadion Kendal, Senin (25/7/2022).

Dalam job fair tersebut, terang Cicik, diikuti 31 perusahaan dengan membuka ribuan lowongan kerja. Sebanyak 26 perusahaan berasal dari wilayah Kabupaten Kendal, sisanya dari Kota Semarang dan sekitarnya. 

Di samping itu, lanjut dia, pihaknya memprediksi kebutuhan tenaga kerja di Kawasan Industri Kendal (KIK) hingga 2024 mencapai 20 ribu orang. Di mana 11 ribu di antaranya kini sudah terserap di beberapa perusahaan yang ada. 

Dia berharap, dalam kurun waktu dua tahun ke depan, 8.350 tenaga kerja bisa terserap untuk memenuhi program kebutuhan tenaga kerja 2022-2023.

"Tahun ini kami harap 5.000 tenaga kerja Kendal terserap didukung dengan program pelatihan kerja yang sudah berjalan. Nanti Kendal semoga jadi pilot project skill development center (SDC) yang didukung tiga kementerian sekaligus, Kementerian Perindustrian, Kemnaker, dan Kemendikbudristek. Ratusan orang saat ini sedang berproses mengikuti pelatihan kerja," tuturnya. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved