Berita Nasional

2 Kapal Vietnam Ditangkap TNI AL di Laut Natuna Utara, Ditemukan Muatan 15 Ton Ikan

Dua kapal ikan asing berbendera Vietnam ditangkap di Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia (ZEEI) di Laut Natuna Utara, Kepulauan Riau, Minggu (24/7/2022).

Kompas.com/Dok TNI AL
Ilustrasi TNI AL melakukan penangkapan kapal ikan asing 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Dua kapal ikan asing berbendera Vietnam ditangkap di Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia (ZEEI) di Laut Natuna Utara, Kepulauan Riau, Minggu (24/7/2022).

Penangkapan dilakukan TNI Angkatan Laut dengan kapal perang Republik Indonesia (KRI) Cut Nyak Dien-375.

Kedua kapal tersebut ditangkap karena diduga melakukan penangkapan ikan secara ilegal.

Baca juga: 6 Orang Diduga Intelijen Asing Ditangkap TNI AL di Nunukan Kaltara

“Penangkapan kedua kapal ikan asing ini tidak hanya menegakkan kedaulatan negara saja, namun juga menegakkan hukum untuk melindungi SDA Indonesia,” kata Komandan Gugus Tempur Laut (Danguspurla) Koarmada I Laksma H Krisno Utomo dalam keterangan tertulis, Senin (25/7/2022).

Ia menjelaskan, penangkapan kedua kapal tersebut bermula ketika KRI Cut Nyak Dien-375 yang berada di bawah kendali operasi Guspurla Koarmada I sedang melaksanakan operasi siaga Arnawa-22.

KRI Cut Nyak Dien-375 menangkap dua kapal ikkan asing berbendera Vietnam
Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Cut Nyak Dien-375 menangkap dua kapal ikkan asing berbendera Vietnam di Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia (ZEEI) di Laut Natuna Utara, Kepulauan Riau, Minggu (24/7/2022).(Dispen Koarmada I)

Saat itu, KRI Cut Nyak Dien-375 mendeteksi kapal ikan asing yang dicurigai sedang melakukan aktivitas penangkapan ikan di Laut Natuna Utara yang merupakan Landas Kontinen Indonesia.

Selanjutnya, KRI Cut Nyak-375 mendekati dan memastikan kedua kapal itu sedang melakukan kegiatan penangkapan ikan di wilayah perairan ZEEI.

Dengan menggunakan isyarat, KRI Cut Nyak Dien-375 kemudian menghentikan kedua kapal ikan asing yang posisinya tidak berjauhan.

Selanjutnya, kedua kapal ikan tersebut diperiksa oleh Tim Visit Board Search and Seizure (VBSS).

"Kita mendapati dua kapal ikan asing berbendera Vietnam dengan total 19 ABK juga berkebangsaan Vietnam.

Mereka memasuki wilayah perairan Indonesia," ujar Utomo.

Kedua kapal ikan asing tersebut diduga menangkap ikan secara ilegal sekitar 40 mile dari Pulau Laut, Kabupaten Natuna, atau di ZEEI.

Saat diperiksa, dari kedua kapal tersebut ditemukan adanya muatan lebih kurang 15 ton ikan serta alat tangkap trawl yang mengakibatkan kerusakan ekosistem laut.

“Penangkapan ini merupakan suatu bentuk komitmen dan kinerja TNI AL yang selalu menegakkan kedaulatan dan keamanan wilayah perairan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” katanya.

Kedua kapal ikan asing berbendera Vietnam ini diduga melanggar Pasal 93 ayat (2) Jo Pasal 27 ayat (2) UU Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perubahan UU Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan, dengan ancaman pidana kurungan maksimal 6 tahun dan denda sebesar Rp 20 miliar. (*)

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "TNI AL Tangkap 2 Kapal Vietnam Bermuatan 15 Ton Ikan di Laut Natuna Utara"

Baca juga: TNI AL Tangkap 6 Orang Diduga Intelijen Asing di Pulau Sebatik, Moeldoko: Kita Tunggu Hasilnya

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved