Berita Kendal

Ini Tujuan Pemdes Ngampel Wetan Bangun Rumah Restorative Justice, Bernama Omah Kendal Adhiyaksa

Abdul Malik menambahkan, Omah Kendal Adhiyaksa dibangun dengan anggaran dari pendapatan asli desa (PAD) senilai Rp 70 juta.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/SAIFUL MA'SUM
Bupati Kendal, Dico M Ganinduto meresmikan Omah Kendal Adhiyaksa sebagai pilot project rumah restorative justice di Desa Ngampel Wetan, Kabupaten Kendal, Senin (25/7/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Pemerintah Desa Ngampel Wetan, Kecamatan Ngampel, Kabupaten Kendal membangun rumah restorative justice di lingkungan kantor balai desa setempat.

Bangunan minimalis tersebut diberi nama Omah Kendal Adhiyaksa dan dilaunching, Senin (25/7/2022).

Kepala Desa Ngampel Wetan, Abdul Malik mengatakan, selama ini sudah banyak terjadi tindak pidana di lingkungan desanya.

Baca juga: Pengangguran Kendal Meningkat Jadi 7,55 Persen, 6.500 Pencari Kerja Akses Aplikasi Kendal Karier

Beberapa di antaranya berakhir melalui musyawarah, tidak berlanjut ke tahap penuntutan.

Seperti kasus perkelahian dan pencurian kecil yang masuk dalam prosedur pemberian restorative justice (RJ).

"Harapannya, permasalahan di desa kami berkaitan dengan hukum yang masuk dalam aturan RJ bisa diselesaikan secara kekeluargaan."

"Jadi, tidak memenuhi Lembaga Pemasyarakatan (LP), selagi semua unsur yang dipersyaratkan terpenuhi," terangnya kepada Tribunjateng.com, Senin (25/7/2022).

Abdul Malik menambahkan, Omah Kendal Adhiyaksa dibangun dengan anggaran dari pendapatan asli desa (PAD) senilai Rp 70 juta.

Selanjutnya, bangunan tersebut nantinya bisa digunakan juga untuk kegiatan-kegiatan lain yang bermanfaat bagi masyarakat.

Baca juga: Kendal Expo PRK Dibuka, Tarik Pengunjung dari Berbagai Daerah

Baca juga: Harapan Baperlitbang Kendal: Perbup Penyusunan Renja Bisa Digedok Tahun Ini

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kendal, Ronaldwin menjelaskan, tujuan dibangunnya rumah restorative justice ini untuk implementasi kewenangan jaksa dalam mempertimbangkan perkara, sebelum nantinya dilimpah ke pengadilan atau tidak.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved