Berita Pekalongan

Buntut Viral Brigadir DH Pukuli Dua Remaja di Pekalongan, Rumah Mertua Digeledah, Polisi Temukan Ini

Polisi menggeledah rumah mertua Brigadir DH yang berada di Desa Karangsari, Kabupaten Pekalongan, Rabu (27/7/2022) siang.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: deni setiawan
POLRES PEKALONGAN
Situasi saat pihak kepolisian sedang menggeledah rumah mertua Brigadir DH yang berada di Desa Karangsari, Kabupaten Pekalongan, Rabu (27/7/2022) siang. 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Kasus penganiayaan dan pemukulan yang dilakukan oleh oknum polisi Brigadir DH, anggota Polres Batang, masih dalam penyelidikan oleh penyidik gabungan Polres Pekalongan.

Bahkan, kasus ini melebar mengenai penggunaan dan pengedaran obat psikotropika yang dilakukan oleh adik ipar Brigadir DH yaitu AS.

Tim gabungan yang langsung dipimpin Wakapolres Pekalongan, Kompol Riwayat Soesatyo itu menggeledah rumah mertua Brigadir DH yang berada di Desa Karangsari, Kabupaten Pekalongan, Rabu (27/7/2022) siang.

Penggeledahan berlangsung selama 2,5 jam.

Baca juga: Karyawan Hotel Santika Pekalongan Dilatih Penggunaan Fire Hydrant

Baca juga: Wabup Pekalongan Riswadi: TMMD Meningkatkan Perekonomian Masyarakat

Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan barang bukti berupa 1.000 pil hexymer dalam satu botol, 13 butir merlopam lorazepam, dan alat pemukul tangan atau knuckle.

Adanya barang bukti tersebut, AS adik ipar brigadir DH langsung dibawa ke Kantor Polres Pekalongan untuk dilakukan pemeriksaan.

"Tim yang dibentuk ini telah melaksanakan penggeledahan di rumah AS, adik ipar Brigadir DH."

"Dari hasil penggeledahan, kami sita barang bukti 13 butir merlopam lorazepam dan hexymer berjumlah seribu butir."

"Obat-obat ini masuk obat psikotrapika," kata Kapolres Pekalongan, AKBP Arief Fajar Satria kepada Tribunjateng.com, Rabu (27/7/2022).

Pihaknya menjelaskan, AS yang merupakan adik ipar Brigadir DH ini diketahui sebagai pengedar obat-obatan terlarang.

"Yang bersangkutan diduga adalah pengedar."

"Karena, dari tersangka yang kami sita, bermula dari pembelian obat terlarang yang sudah dua minggu belum mereka dapatkan," jelasnya.

Keluarga Alfin yang dijadikan tersangka kasus penganiyaan dan pemukulan oleh oknum polisi Polres Batang Brigadir DH mendatangi Polres Pekalongan, Rabu (27/7/2022).
Keluarga Alfin yang dijadikan tersangka kasus penganiyaan dan pemukulan oleh oknum polisi Polres Batang Brigadir DH mendatangi Polres Pekalongan, Rabu (27/7/2022). (indra Dwi Purnomo)

Baca juga: Update Kasus Viral Oknum Polisi Aniaya Dua Pemuda di Pekalongan, Keluarga Korban Datangi Polres

Baca juga: Pemkot Pekalongan Usulkan 151 Formasi PPPK 2022, Guru Jadi Kebutuhan Terbanyak

Pihaknya menerangkan, awal mulanya kejadian saat itu pada Minggu (24/7/2022) siang.

Para tersangka yang diamankan sudah mendatangi rumah AS.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved