Astra Motor Jateng

Honda Beat Masih Jadi Gacoan Penjual Sepeda Motor Honda di Jateng, Capai 32 Persen

Penjualan Honda Beat di Jawa Tengah adalah 32 persen dari total penjualan produk Honda yang mencapai 182 ribu unit dari Januari hingga Juni 2022.

Penulis: budi susanto | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Marketing Manager Astra Motor Jateng, Budi Hartanto, berfoto bersama Honda New ADV 160, dalam peluncuran perdana yang digelar di The Park Surakarta, Minggu (24/7/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Honda Beat menjadi gacoan Astra Motor Jateng dalam hal penjualan.

Di semester pertama 2022, penjual Honda Beat di angka sekira 58 ribu unit.

Jika dipresentasikan, penjualan Honda Beat adalah 32 persen dari total penjualan produk Honda yang mencapai 182 ribu unit dari Januari hingga Juni 2022.

Menurut Marketing Manager Astra Motor Jateng, Budi Hartanto, potensi pasar Honda Beat masih sangat besar.

Baca juga: AHM Luncurkan New Honda ADV160 Skutik Penjelajah, Inilah Spesifikai dan Harganya

Baca juga: Lebih Detail Teknologi Honda New ADV 160, Ada Fitur HSTC Untuk Mengontrol Traksi Roda

"Kami mengakui permintaan Honda Beat sangat luar biasa," ucapnya kepada Tribunjateng.com, Rabu (27/2022).

Dilanjutkannya, dari total penjualan produk sepeda motor Honda, 95 persennya adalah tipe matik.

"Tipe matik masih dominan, yang disusul tipe cub di angka 2,8 persen, dan sport 2,2 persen," katanya.

Pasar motor matik, menurut Budi sangat menjanjikan, khususnya di segmentasi motor matik di harga menengah ke bawah.

"Seperti Honda Beat yang mendominasi, disusul Honda Scoopy dan Honda Vario, yang memiliki kapasitas mesin 125 cc ke bawah," terangnya.

Ia mengungkapkan, Honda Beat atau motor matik segmentasi menengah ke bawah jadi primadona lantaran perekonomian masyarakat semakin membaik.

"Kebutuhan masyarakat terhadap motor praktis dengan harga kompetitif juga menjadi faktor pendukung penjualan Honda Beat," jelasnya.

Baca juga: 2 Hari Diperkenalkan, 80 Customer Jateng Beli Motor Honda New ADV 160, Harga Mulai Rp 35 Jutaan

Baca juga: Regional Launching New Honda ADV 160 Jawa Tengah Dihadiri Ribuan Konsumen Loyal Honda

Kondisi tersebut menurut Budi, membuat market share produk motor Honda meningkat di semester pertama 2022.

"Kalau ditotal ada peningkatan di angka 22 persen dibandingkan penjualan semester pertama 2021," terangnya.

Dia berujar, dari empat karesidenan yang ada di Jawa Tengah, Semarang menjadi pasar terbesar produk motor Honda.

"Paling besar Semarang mencapai 32 persen, lalu Pekalongan 28 persen, Pati 23 persen, dan Surakarta 21 persen," jelas Budi.

Adapun data dari Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) pada 2021, produk Honda mendominasi penjualan motor domestik di Indonesia di angka 77,6 persen.

ATPM Sayap Mengepak juga terus mengembangkan sayapnya menyalip empat ATPM lainya seperti Suzuki, Yamaha, Kawasaki, dan TVS, dengan total penjual pada 2021 mencapai sekira 3,9 juta unit. (*)

Baca juga: Adik Ipar Brigadir DH Jual Obat Psikotrapika, Hasil Polisi Geledah Rumah Mertua di Pekalongan

Baca juga: Kopda Muslimin Belum Menyerahkan Diri, Otak Pembunuhan Berencana di Semarang, TNI: Pasti Dipecat

Baca juga: Buntut Viral Brigadir DH Pukuli Dua Remaja di Pekalongan, Rumah Mertua Digeledah, Polisi Temukan Ini

Baca juga: Pemkab Batang Kejatah 815 Formasi Guru Tahun Ini, BKD: Otomatis Lolos Tanpa Dites

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved