Berita Viral

Viral Oknum Polisi Hajar Dua Pemuda di Pekalongan, Begini Cerita Sebenarnya

Oknum diduga polisi berdiri menggunakan baju warna putih dan memakai celana pendek memukul serta menendang anak muda.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: deni setiawan

"Para pelaku ini menuntut agar obat yang belum diterima."

"Obat tersebut, merupakan pil yang digunakan untuk oplosan," imbuhnya.

Karena merasa terganggu, Brigadir DH ini keluar rumah dan mengejar pemuda-pemudi tersebut.

"Dari 10 pemuda yang kabur, satu orang berhasil diamankan Brigadir DH," ucapnya.

AKBP Arief menceritakan, mendengar satu temannya diamankan, kelima pemuda kembali dan mengeroyok Brigadir DH.

Saat warga setempat mulai berdatangan, kelima orang tersebut kabur dan dua orang masih tertinggal.

Setelah itu, terjadilah seperti di dalam video yang tersebar di media sosial.

Dalam penyelidikan Polres Pekalongan, ternyata sepuluh pemuda itu mendatangi rumah itu untuk urusan dengan adik ipar Deden. 

"Jadi, permasalahan sebenarnya dengan adik iparnya."

"Mau menagih obat keras, yang nilainya itu Rp 450 ribu," ungkapnya.

AKBP Arief menjelaskan, atas kejadian tersebut Brigadir DH melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Bojong.

Dari hasil pemeriksaan sementara ini, kami menetapkan dua tersangka.

Dari kedua tersangka tersebut, salah satunya korban pemukulan dan penganiayaan.

"Dua tersangka sudah ada kami tetapkan sebagai tersangka, untuk sisanya dalam pengejaran," jelasnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved