Kasus Mutilasi di Ungaran

Kamis Siang Ini Rekonstruksi Kasus Mutilasi di Ungaran, Kapolres Semarang: Pelaku Sadar Saat Beraksi

Berdasarkan jadwal, pihak kepolisian bakal menggelar rekonstruksi kejadian tersebut pada Kamis (28/7/2022) siang.

Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/BRAM KUSUMA
Grafis Kronologi Lengkap Kasus Mutilasi di Ungaran Semarang 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Pelaku pembunuhan dan mutilasi di Kabupaten Semarang, Imam Sobari (32), dinyatakan berada dalam kondisi sadar dan sehat secara kejiwaan saat melakukan aksi kejinya kepada mantan kekasihnya, Kholidatunni’mah (24).

Informasi tersebut diperoleh dari hasil tes kesehatan yang dilakukan pihak kepolisian setelah menangkap Imam.

“Berdasarkan hasil tes, terungkap bahwa tersangka Imam Sobari diketahui dalam kondisi sehat dan sadar."

"Ini baik saat melakukan pembunuhan maupun tindakan setelahnya,” ungkap Kapolres Semarang, AKBP Yovan Fatika kepada Tribunjateng.com, Rabu (27/7/2022).

Baca juga: Alasan Keluarga Tak Bawa Jenazah ke Rumah Duka, Korban Mutilasi Ungaran Dimakamkan Usai Disalatkan

Baca juga: Fiks Hasil Kesepakatan, Pedagang Grosir Johar Ditempatkan di Pasar Klitikan Penggaron Semarang

Kapolres menambahkan bahwa pihaknya hingga kini masih terus berupaya melakukan pendalaman kasus pembunuhan dan mutilasi tersebut.

Dikatakannya, para penyidik tengah mengumpulkan keterangan dari Imam beserta saksi-saksi.

Pihak kepolisian juga merencanakan untuk menyiapkan rekonstruksi.

Hal tersebut bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai terjadinya peristiwa tindak pidana ini.

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat dapat segera menggelar rekonstruksi dari kasus ini,” sambung AKBP Yovan.

Berdasarkan jadwal, pihak kepolisian bakal menggelar rekonstruksi kejadian tersebut pada Kamis (28/7/2022) siang.

Pemberitaan sebelumnya, Imam membunuh korban dengan cara mencekik leher korban di indekos korban di Bergas Kabupaten Semarang pada Minggu (17/72022) dini hari.

Setelah itu, pelaku membawa jenazah korban ke kamar mandi di kamar kos itu untuk memotong lutut dan paha korban.

“Pemotongan pertama, pelaku memotong tiga bagian yaitu lutut dan pangkal paha."

"Kemudian dimasukkan ke dalam plastik dan dibuang di samping pabrik di Jalan Sekarno-Hatta,” kata Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi saat ungkap kasus di Mapolres Semarang, Selasa (26/7/2022).

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved