Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Liga 1

Kata Eduardo Almeida Jelang Duel Kelima Arema FC Vs PSIS Semarang: Lupakan Masa Lalu

Arema FC akan menjamu PSIS Semarang pada pekan kedua Liga 1 2022-2023 di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, Sabtu (30/7/2022) malam.

Editor: deni setiawan
PT LIGA INDONESIA BARU
Sergio Alexandre saat hadir dalam jumpa pers H-1 jelang laga Arema FC vs PSIS Semarang dalam laga pekan kedua BRI Liga 1 2022/2023 di Stadion Kanjuruhan Malang, Sabtu (30/7/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, MALANG - Pertemuan kelima kedua klub ini, Arema FC dan PSIS Semarang di sepanjang tahun ini bakal menarik untuk disaksikan.

Pada Sabtu (30/7/2022) kedua tim bakal bertemu untuk kelima kalinya di tahun ini.

Kali ini mereka bertemu dalam kompetisi resmi Liga 1 2022-2023.

Apakah yang akan dilakukan Arema FC sebagai tuan rumah?

Bisakah Arema FC mempertahankan catatan apik menang tiga kali dari empat pertandingan di tahun ini terhadap PSIS Semarang?

Baca juga: Catatan 4 Pertemuan Terakhir PSIS Semarang Vs Arema FC di 2022, Mahesa Jenar Punya Misi Khusus

Baca juga: Jelang PSIS Semarang Lawan Arema FC, Pelatih Serrgio Alexandre Soroti Marukawa, Ada Apa?

Arema FC akan menjamu PSIS Semarang pada pekan kedua Liga 1 2022-2023 di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, Sabtu (30/7/2022) malam.

Laga ini menjadi pertemuan kelima kedua tim sepanjang musim 2022.

Sebelumnya, Arema FC dan PSIS Semarang bertemu dua kali dalam laga uji coba home away pada 22 Mei dan 4 Juni 2022.

Kemudian, kedua tim bertemu kembali pada dua leg pertandingan semifinal Piala Presiden 2022.

Dari empat pertandingan tersebut, Arema FC mendominasi dengan tiga kemenangan, sedangkan satu lainnya dimenangkan oleh PSIS Semarang.

Meskipun demikian, pelatih Eduardo Almeida tak merasa diunggulkan.

Dia menegaskan, catatan head to head kedua tim di musim 2022 ini tidak lagi relevan sebagai acuan.

"Ya memang kami menang di dua laga, tetapi itu masa lalu."

"Sekarang kami fokus sebab laga pasti berbeda," kata pelatih asal Portugal itu.

"Apa yang terjadi pada masa lalu lupakan."

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved