Berita Kriminal

Pendarahan Otak Penyebab Tewasnya Pria Pencuri Handphone, Pelaku 11 Satpam RSUP dr Kariadi Semarang

Berdasarkan visum luar penyebab utama kematian korban akibat pendarahan hebat pada otak akibat kekerasan benda tumpul.

Penulis: iwan Arifianto | Editor: deni setiawan

"Yuda Adiyat memukul pipi sebelah kanan korban sebanyak 1 kali," terang AKBP Donny.

Tak hanya pukulan, Apilistyan Nur Cahyo menginjak jari tangan sebelah kiri menggunakan kaki kanan yang saat itu menggunakan sepatu PDL.

Ia juga menendang pipi kiri korban yang ditambah pukulan Eko Widiyanto di bagian tubuh yang sama.

Eko seperti gelap mata, sebab selepas menampar kaki kanannya yang bersepatu PDL melayang mendarat di paha kanan korban.

Tak kalah sadis, Ahmad Rifai menyulutkan rokok hidup ke jidat dan memukul pipi sebelah kiri sebanyak satu kali menggunakan tangan kanan.

"Selanjutnya Rifan Agus Riyanto menendang punggung sebanyak 2 kali menggunakan kaki kanan yang saat itu menggunakan sepatu PDL," ujarnya.

Berikutnya pelaku Gigih Setiawan memukul menggunakan tangan kanan satu kali mengenai pipi kiri.

Lalu menampar pipi kiri sebanyak tiga kali menggunakan tangan kanan, memukul menggunakan sapu sebanyak tiga kali mengenai punggung kanan.

"Habis itu Suprapto membuka borgol di tangan pria terduga pencuri handphone."

"Korban tidak melakukan perlawanan karena kedua tangan diborgol," kata AKBP Donny.

Baca juga: Fakta Baru Kasus Mutilasi Imam Sobari di Semarang, Pelaku Simpan Potongan Tubuh di Kamar Mandi

Sesudah itu, para pelaku keluar dari pos Satpam.

Tinggal Andreas yang masih di ruangan tersebut.

Pelaku Andreas sempat keluar untuk merokok selang lima menit kemudian kembali ke dalam pos melihat korban sudah pingsan.

Dia lantas menyuruh anak buahnya Eko Widiyanto untuk mengambil mobil patroli untuk membawa korban ke ruang IGD.

Tak berselang lama dokter jaga di ruangan IGD tersebut memberitahukan bahwa seorang laki-laki tanpa identitas yang melakukan pencurian HP tersebut meninggal dunia sekira pukul 04.35.

Bak Dihajar Tim Sepakbola

Polrestabes Semarang menangkap 11 tersangka yang menghajar seorang pencuri handphone hingga tewas di RSUP dr Kariadi Semarang.

Korban bak dihajar oleh satu tim sepakbola yang berjumlah 11 orang.

Korban dihajar sampai mati di pos satpam rumah sakit tersebut.

"Iya setelah melakukan serangkaian penyelidikan, kami tangkap 11 pelaku di pos satpam RSUP dr Kariadi Semarang pada Rabu (27/7/2022) pukul 14.00," ujar AKBP Donny Lumbantoruan.

Baca juga: Rekonstruksi Kasus Mutilasi di Ungaran Semarang, Polisi Temukan Fakta Baru

Menurutnya, kasus itu bermula saat mendapatkan laporan dari pihak IGD RSUP dr Kariadi Semarang terkait adanya kematian dari seseorang yang diduga karena jatuh, Rabu (27/7/2022).

Kemudian Tim Inafis Polrestabes Semarang melakukan pemeriksaan luar.

Ternyata dari pemeriksaan awal itu ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan.

"Kami akhirnya buat laporan polisi yang mana mengenai pengeroyokan yang menyebabkan kematian seseorang," katanya.

11 pelaku yang ditangkap masing-masing Andreas Widarno (41) sebagai komandan regu (Danru).

Andri Laksono (26), Wisnu Firmansyah (27), Andi Kurniawan (36), Yuda Adiyat (27), Apilistyan Nur Cahyo (31), Eko Widiyanto (30).

Kemudian Ahmad Rifai (37), Rifan Agus Riyanti (22), Gigih Setiawan (25), dan Suprapto (29).

Para pelaku memiliki peran masing-masing dari memukul dan menendang di beberapa bagian tubuh korban.

"Korban awalnya diserahkan ke Danru di pos satpam, lalu para pelaku mulai bertanya-tanya kepada korban karena korban diam saja mulai terjadilah pengeroyokan yang dilakukan 11 tersangka," jelas Donny.

Ia menambahkan, para pelaku dijerat Pasal 170 ayat 2 KUHP dengan ancaman pidana hukuman penjara 12 tahun penjara.

"Identitas korban memang belum teridentifikasi, namun kasus ini tetap kami lanjutkan karena korban meninggal dunia," imbuhnya. (*)

Baca juga: Manfaat Buah Pepaya Dikonsumsi Penderita Diabetes, Ampuh Turunkan Kadar Gula Darah

Baca juga: Syarat dan Cara Urus KTP Hilang Online dan Aplikasi Disdukcapil Setempat dari Mana Saja

Baca juga: Doa Awal Tahun Dibaca Setelah Maghrib Hari Ini Jumat 29 Juli 2022 Masuk Bulan Muharram 1444 H

Baca juga: Doa Akhir Tahun Dibaca Sore Ini Sebelum Maghrib Menuju Bulan Muharram 1444 H

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved