Berita Semarang

Permudah Investor Masuk, Distaru Kota Semarang Siapkan Sistem Tata Ruang Pro Investasi

Distaru Kota Semarang berupaya mempermudah investor masuk ke ibu kota Jawa Tengah.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: sujarwo
TRIBUN JATENG/EKA YULIANTI FAJLIN
Kepala Distaru Kota Semarang, M Irwansyah memberikan sambutan dalam soft launching Tata Ruang Pro Investasi bersama dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Semarang, di Hotel Dafam, Kamis (28/7/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dinas Penataan Ruang (Distaru) Kota Semarang berupaya mempermudah investor masuk ke ibu kota Jawa Tengah dengan menyiapkan sistem berbasis teknologi informasi yaitu Tata Ruang Pro Investasi.

Sistem ini dapat diakses melalui website Distaru Kota Semarang

Kepala Distaru Kota Semarang, M Irwansyah mengatakan, Distaru membidangi tata ruang dan perizinan meliputi advice planning, guidance planning, dan kontrol. Maka dari itu, pihaknya mencoba memberikan kemudahan, kenyamanan, dan kelancaran bagi masyarakat khususnya investor dalam hal investasi.

Melalui sistem Tata Ruang Pro Investasi, para investor tidak perlu lagi bertemu tatap muka dengan Distaru jika hendak menanam investasi di Kota Lunpia.

Mereka bisa mengakses sistem tersebut dan memasukan rencana investasi. Jika sudah terbaca dan bisa berinvestasi, para investor tinggal mengurus proses perizinan. 

"Contoh, orang luar negeri mau investasi di kawasan Simpanglima, mau bangun RS. Tinggal masukan saja dalam sistem, tanah luas berapa, bangun RS apakah dimungkinkan nanti secara sistem akan terjawab. Termasuk, pengembangan di sekitar situ ada apa saja. Jadi, investor tidak ribet," terangnya, saat melakukan soft launching Tata Ruang Pro Investasi bersama dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Semarang, di Hotel Dafam, Kamis (28/7/2022). 

Lebih lanjut, Irwansyah memaparkan, telah mengembangkan peta digital untuk mendukung sistem ini.

Tentu saja, peta digital ini akan terus diperbarui. Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN), sehingga tidak perlu lagi melakukan pengukuran tanah. 

Saat ini, sistem Tata Ruang Pro Investasi masih dalam tahap percobaan. Pihaknya sudah mengembangkan sistem ini cukup lama.

Bahkan, telah diikutsertakan dalam lomba dan berhasil mendapat apresiasi. Dia berharap, sistem ini bisa digunakan secara efektif dan efisien mulai tahun depan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved