Beacukai tanjung emas

Bea Cukai Seragamkan Implementasi Mandatory Layanan Pekerja Migran Indonesia

Cukai Tanjung Emas menggunakan dokumen Consignment Note (CN) dalam sistem komputer pelayanan Bea Cukai yang dikenal dengan CEISA

Penulis: Abduh Imanulhaq | Editor: galih permadi
IST
Kepala Kantor KPPBC Tanjung Emas, Anton Martin menyampaikan sambutan 

TRIBUNJATENG.COM - Setelah mandatory penyelesaian customs clearance barang kiriman dari Pekerja Migran Indonesia (PMI) menggunakan Consignment Note (CN) oleh Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Bea Cukai Tanjung Emas kembali dijadikan best practice, kali ini oleh KPU BC Tipe A Tanjung Priok, Kamis (28/07/22).

Kepala Kantor KPPBC Tanjung Emas, Anton Martin menyampaikan dalam sambutannya, “Sesuai dengan instruksi Direktur Jenderal Bea dan Cukai, kebijakan baru dalam layanan impor barang kiriman Pekerja Migran Indonesia akan membuat proses pelayanan menjadi lebih efektif dan efisien.

Sangatlah penting membangun kerjasama dan sinergi khususnya Bea Cukai Tanjung Emas dan Kantor Bea Cukai lainnya dalam transformasi proses kepabeanan barang kiriman. Kami akan terus memberikan pelayanan prima demi terwujudnya Bea Cukai makin baik.”

Sejak pertengahan tahun 2020 Bea Cukai Tanjung Emas menggunakan dokumen Consignment Note (CN) dalam sistem komputer pelayanan Bea Cukai yang dikenal dengan CEISA untuk penyelesaian customs clearance terhadap impor barang kiriman.

Layanan impor melalui barang kiriman Pekerja Migran Indonesia dilaksanakan dengan ketentuan untuk satu pengirim dan satu penerima sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 199/PMK.04/2019 tentang Ketentuan Kepabeanan, Cukai, dan Pajak Atas Impor Barang Kiriman.

Dalam rangka pengawasan, pemindaian x-ray dilakukan atas seluruh barang kiriman guna mencegah masuknya barang berbahaya.

“Dampak positif dari penerapan sistem ini adalah pengawasan dan pelayanan yang lebih efektif dan efisien, meningkatnya jumlah tangkapan Narkoba dan dapat mengidentifikasi modus-modus pelanggaran dibidang kepabeanan, serta untuk mengetahui jumlah barang yang diperiksa secara pasti," papar Kepala Seksi PKC V KPPBC TMP Tanjung Emas, Agus Susilo.

“KPU BC Tipe A Tanjung Priok akan terus berkoordinasi terkait proses bisnis layanan impor barang kiriman PMI melalui dokumen CN yang telah lebih dahulu diterapkan di KPPBC TMP Tanjung Emas, serta melakukan penyesuaian sehingga kebijakan ini dapat dilaksanakan di KPU BC Tipe A Tanjung Priok,” sambung Indra Gautama Sukiman, selaku Kepala Bidang PPC 1 KPU BC Tipe A Tanjung Priok.

Koordinasi akan inovasi akan terus diupayakan Bea Cukai, demi memberikan pelayanan yang optimal kepada para pengguna jasa, termasuk dalam hal ini para Pekerja Migran Indonesia.(*) 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved