Berita Kudus

Komisi B DPRD Kudus Rekomendasikan Penambahan Anggaran Mesin Pelinti‎ng Rokok

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kudus merekomendasikan pengadaan mesin pelinting rokok secara maksimal.

Penulis: raka f pujangga | Editor: m nur huda
dok DPRD Kudus
Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kudus 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kudus merekomendasikan pengadaan mesin pelinting rokok secara maksimal.

Melalui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Kabupaten Kudus, dialokasikan sebesar Rp 2,9 miliar untuk pengadaan mesin MK9.

Ketua Komisi B DPRD Kudus, Anis Hidayat‎ menyebutkan, pengadaan mesin pelinting rokok yang sudah dianggarkan tersebut harapannya dapat dimaksimalkan.

"Kami merekomendasikan bisa dimaksimalkan anggaran yang tersedia untuk mengambil MK9," ujar dia.


‎Rencana Dinas Tenaga Kerja Perindustrian Koperasi dan UKM (Disnakerperinkop dan UKM) Kabupaten Kudus yang akan mengambil mesin MK8 dari Taiwan dikhawatirkan kurang memberi manfaat.


‎Sehingga pihaknya mengusulkan agar mempertimbangkan kembali untuk pengadaan mesin MK9 buatan Jerman.


"(MK8) Kapasitasnya terbatas, khawatirnya kalau pakai mesin dari China hanya terpakai sebentar," ujar dia.


Bila anggaran tidak mencukupi untuk pengadaan MK9 buatan Jerman. Pihaknya menawarkan solusi penambahan anggaran pada APBD perubahan 2022.


Sehingga mesin pelinting rokok yang akan dipakai di Kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT) dapat bermanfaat secara optimal.


"Kalau memang MK9 belum bisa dipakai tahun ini, jangan dipaksakan. Masih ada perubahan anggaran yang bisa ditambahkan sehingga mendapatkan mesin yang betul-betul bermanfaat besar," ujar dia.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved