Berita Pekalongan

90 Persen Transaksi Setiap Hari Gunakan BI Fast

Sistem pembayaran BI Fast, tercatat sudah digunakan hampir oleh seluruh perbankan.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Indra Dwi Purnomo
Bank Indonesia cabang Tegal saat menggelar sosialisasi Capacity Buliding bersama wartawan se eks Karesidenan Pekalongan, Yogyakarta, Sabtu (30/7/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN

Bank Indonesia cabang Tegal saat menggelar sosialisasi Capacity Buliding bersama wartawan se eks Karesidenan Pekalongan, Yogyakarta, Sabtu (30/7/2022).
Bank Indonesia cabang Tegal saat menggelar sosialisasi Capacity Buliding bersama wartawan se eks Karesidenan Pekalongan, Yogyakarta, Sabtu (30/7/2022). (Tribun Jateng/Indra Dwi Purnomo)

- Sistem pembayaran BI Fast, tercatat sudah digunakan hampir oleh seluruh perbankan.

Bahkan 90 persen transaksi yang dilakukan setiap hari, sudah menggunakan sistem pembayaran dengan keunggulam biaya murah dan real time tersebut.

Manajer Unit Kebijakan Sistem Pembayaran Kantor Perwakilan BI (KPwBI) Tegal, Enggar Estiko mengatakan, hampir seluruh bank yang ada di Indonesia sudah menjadi anggota BI Fast.

"Sebanyak 44 bank sudah menjadi anggota BI Fast dengan 90 persen, total transaksi setiap hari juga sudah menggunakan BI Fast," kata Manajer Unit Kebijakan Sistem Pembayaran Kantor Perwakilan BI (KPwBI) Tegal, Enggar Estiko dalam kegiatan Capacity Buliding bersama wartawan se eks Karesidenan Pekalongan, Sabtu (30/7/2022).

Pihaknya menjelaskan, sebagai regulator sistem pembayaran, BI mengembangkan insfrastruktur BI Fast untuk menjembatani transaksi retail dengan banyak keunggulan.

Seperti biaya transfer antarbank yang murah yakni maksimal Rp 2.500. Bahkan ada beberapa bank yang menggratiskan biaya transfer antarbank karena sebenarnya BI hanya mengenakan biaya Rp 19 kepada bank untuk menggunakan sistem pembayaran BI Fast.

"Lalu, pembayaran dengan BI Fast terjadi secara real time sampai di tingkat bank dan nasabah serta dapat digunakan 24 x 7 atau setiap hari. Batas atau limit sekali transfer menggunakan BI Fast juga besar, mencapai Rp 250 juta," jelasnya.

Kemudian, BI Fast juga sudah tersedia di semua aplikasi perbankan yang sudah menjadi anggota, sehingga masyarakat dapat memilih sebagsi sistem pembayaran 

"Kalau sebelumnya ada sistem pembayaran kliring, kemudian RTGS yang operasionalnya terbatas hanya lima hari dengan menyesuaikan jam kerja,  ada juga sistem pembayaran online yang real time dan setiap hari.

"Lalu apa bedanya pembayaran online dengan BI Fast? BI Fast biayanya lebih murah yaitu Rp 2.500. Kalau pembayaran online itu Rp 6.500 dan ada limitnya," tambahnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved