Berita Kajen

Bupati Fadia : 95 Persen Anak di Kabupaten Pekalongan Harus Terimunisasi

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq menargetkan 95 persen anak di Kabupaten Pekalongan harus terimunisasi.

Dok Prokompim Kabupaten Pekalongan
Bupati Pekalongan Fadia saat pencanangan bulan imunisasi anak (BIAN) tingkat kabupaten di Desa Rowoyoso, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan. 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Bupati Pekalongan Fadia Arafiq menargetkan 95 persen anak di Kabupaten Pekalongan harus terimunisasi.

Hal tersebut diungkapkan, Bupati Fadia saat pencanangan bulan imunisasi anak (BIAN) tingkat kabupaten di Desa Rowoyoso, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan.

"BIAN yang dilaksanakan mulai 1 hingga 30 Agustus 2022 menargetkan 95 persen atau sebanyak 58.025 balita di Kabupaten Pekalongan mendapatkan imunisasi wajib," ungkap Bupati Pekalongan Fadia saat rilis yang diterima Tribunjateng.com, Selasa (2/8/2022).

Kegiatan BIAN terdiri atas 2 tahapan kegiatan imunisasi. Pertama yaitu pemberian imunisasi measles atau campak dan rubella (MR) untuk pencegahan penyakit campak dan rubella dengan sasaran balita umur 9 bulan-59 bulan.

Kedua yaitu imunisasi kejar OPV, DPT-HB-Hib dan IPV, yaitu untuk pencegahan penyakit polio, difteri, pertusis, tetanus, hepatisis B dan haemophilus influenza tipe B dengan sasaran balita umur 12 bulan hingga 59 bulan.

"Kegiatan BIAN digelar menyusul menurunnya kasus Covid-19 di Kabupaten Pekalongan. Selama 2 tahun ini kita tidak bisa melakukan imunisasi secara keseluruhan."

"Saat pandemi kemarin, orang tua yang ingin vaksinasi anak harus pergi ke puskesmas dan rumah sakit. Tapi sekarang kasus Covid-19 di Kabupaten Pekalongan sudah 0 kasus. Semoga dapat tetap seperti itu agar semuanya bisa kembali normal," tuturnya.

Pihaknya meminta kepada para orang tua, untuk dapat memanfaatkan situasi tersebut agar anaknya mendapatkan imunisasi dilayanan kesehatan terdekat.

"Vaksinasi ini gratis ya di posyandu, puskemas, serta layanan kesehatan yang ditunjuk dan ketersediaan vaksin lebih dari cukup. Jadi, saya minta ibu-ibu di Kabupaten Pekalongan ini dapat memanfaatkan situasi sekarang dengan baik agar anak-anak kita di Kabupaten Pekalongan ini semuanya sehat," ujarnya.

Fadia juga meminta kepada para kepala desa, lurah, camat serta OPD terkait untuk dapat melakukan pendekatan kepada masyarakat dan melakukan upaya-upaya untuk meningkatkan kesadaran para orang tua tentang pentingnya imunisasi bagi balita.

"Utamanya adalah, balita usia 1 sampai 3 tahun agar target pemerintah dapat tercapai. Ini kita lakukan, untuk mencapai eliminasi penyakit campak dan rubella di Kabupaten Pekalongan di tahun 2023," katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Setiawan Dwi Antoro mengatakan, kegiatan BIAN dilaksanakan serentak diseluruh wilayah Kabupaten Pekalongan mulai 1 Agustus 2022.

"Kami sudah menyiapkan sebanyak 1.648 tenaga kesehatan, 144 tenaga dokter, para medis 849, dan perawat sebanyak 625. Logistik kami pastinya siap, ada 60.000 dosis vaksin sudah lengkap di Kabupaten pekalongan," katanya. (Dro)

Baca juga: Bupati Fadia Minta Koperasi Manfaatkan Teknologi Digital

Baca juga: Bupati Fadia: PWRI Diharapkan Makin Aktif Berkolaborasi dengan Pemkab Pekalongan

Baca juga: Bupati Fadia: Sholawat Bersama Ajang Silahturahmi

Baca juga: Bupati Fadia Buka Turnamen HW Cup II 2022 Pekajangan

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved