Kemenkeu Incar Potensi Pajak dari Situs Judi Online

para PSE dalam lingkup privat yang telah terdaftar di Kemenkominfo bisa menjadi lahan informasi bagi Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak

Editor: Vito
GOOGLE
Ilustrasi judi online 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Setelah ramai pemblokiran sejumlah penyelenggara sistem elektronik (PSE), rupanya ada beberapa platform yang diduga sebagai judi online yang terdaftar di Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo).

Hal itupun menciptakan peluang bagi pemerintah untuk memungut pajak dari PSE tersebut, baik terhadap transaksinya maupun terhadap perusahaan. Namun, hal itu juga menjadi peluang bagi Kepolisian untuk menindak perjudian, bila terbukti melanggar aturan.

Staf Khusus Menteri Keuangan Bidang Komunikasi Strategis, Yustinus Prastowo mengatakan, sebenarnya pada prinsipnya, para PSE dalam lingkup privat yang telah terdaftar di Kemenkominfo bisa menjadi lahan informasi bagi Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak, dan bahkan bisa menjadi potensi penambahan pundi-pundi negara.

“Kalau bisa, ya semestinya bisa (menarik pajak platform judi online-Red). Namun, tinggal kita nanti cek dari sisi regulasinya. Namun, terkait itu kita belum tahu yah,” katanya, saat ditemui awak media di kantor Ditjen Pajak Pusat, Selasa (2/8).

Menurut dia, sebenarnya sumber pajak penghasilan (PPh) dari mana pun merupakan objek pajak. Hal itu juga berlaku dalam pengenaan pajak pertambahan nilai (PPN) atas transaksi yang terjadi dalam platform tersebut.

Namun, ia menekankan perlunya koordinasi dengan kementerian/lembaga terkait, termasuk dengan Kepolisian RI untuk memeriksa lebih lanjut. Bila memang terkait dengan perjudian, maka pihak Polri bisa langsung menindak dengan tegas.

Terlepas dari hal itu, Yustinus berujar, dengan munculnya daftar PSE itu sebenarnya bisa menjadi petunjuk bagi Ditjen Pajak untuk mengetahui siapa saja yang berpotensi untuk menjadi objek pemungutan pajak.

Ditjen Pajak tinggal mengecek lebih lanjut, dan bila PSE ini memenuhi syarat, bisa dijadikan pengusaha kena pajak (PKP), dan bahkan bila memenuhi syarat, ini bisa dijadikan sebagai objek pajak.

Diketahui, sejak 30 Juli 2022, Kemenkominfo sudah memblokir platform PSE yang belum mendaftarkan diri. Yang ramai dibicarakan oleh khalayak ramai, beberapa di antaranya adalah Steam, Origin, Paypal, dan bahkan Epic Games.

Namun, ada beberapa platform yang terduga situs judi online yang terdaftar di Kemenkominfo, dan bahkan situs tersebut tidak diblokir dan masih bisa diakses oleh masyarakat. (Kontan.co.id/Bidara Pink)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved