Liga 1 2022

Tanggapan Robert Rene Alberts Pelatih Persib Didesak Mundur Oleh Bobotoh: Tidak Perlu Dipikirkan

Mengetahui adanya aksi Robert Rene Alberts didesak mundur oleh Bobotoh, ia menanggapi dengan santai.

Editor: m nur huda
dok. Persib
Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, Senin (13/5/2019) - Mengetahui adanya aksi Robert Rene Alberts didesak mundur oleh Bobotoh, ia menanggapi dengan santai. 

TRIBUNJATENG.COM - Pelatih Persib Bandung Robert Rene Alberts memberikan respons atas desakan untuk mundur oleh kelompok suporter Bobotoh.

Permintaan untuk mundur dari kursi pelatih karena penampilan Persib Bandung Liga 1 2022/2023 tidak begitu gemilang.

Mengetahui adanya aksi Robert Rene Alberts didesak mundur oleh suporter Persib Bandung, Bobotoh, ia menanggapi dengan santai.

Seperti yang diketahui, Persib Bandung memulai Liga 1 2022/2023 dengan kurang baik.

Dari dua pertandingan Persib Bandung hanya mampu mengumpulkan 1 poin.

Puncak kecewaan bobotoh muncuk saat Maung Bandung tumbang di kandang kala menghadapi Madura United.

Tepatnya, Persib Bandung kalah dengan skor 1-3 dari Madura United di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Jawa Barat, Sabtu (30/7/2022).

Setelah pertandingan, kolom komentar yang ada di akun instagram Persib Bandung dibanjiri dengan desakan agar Robert Rene Alberts mundur.

Tak hanya sampai di situ, tagar Rene Out juga sempat trending di twitter.

Sementara itu, apa yang terjadi rupanya ditanggapi dengan santai oleh Robert Rene Alberts.

Pelatih asal Belanda ini mengaku sudah biasa mendapatkan desakan untuk mundur dari jabatan pelatih Persib Bandung.

Bahkan Robert menyebut beberapa kali mendapatkan komentar kasar.

"Soal itu, sejak pertama saya datang ke Persib sudah ada," kata Robert, dilansir BolaSport.com dari Tribun Jabar.

"Banyak komentar tidak pantas, seperti bunuh Robert, bunuh Dedi, bunuh Bayu."

"Karena itu, tidak perlu dipikirkan dan kami fokus ke pertandingan," tuturnya.

Lebih lanjut, Robert menjelaskan apabila dirinya tidak terlalu memikirkan apa yang terjadi di media sosial.

Menurutnya, fokus utama yang harus dilakukan adalah meracik skuad Persib Bandung agar bisa menampilkan performa terbaik.

"Kami tidak memperhatikan internet, maaf," ucap Robert.

"Itu bukan bagian dari permainan kami," ujarnya.(*Bolasport)

Sumber: BolaSport.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved