Breaking News:

Berita Sragen

Bupati Sragen Janji Akan Perbaiki Ruas Jalan Menuju Museum-museum di Kawasan Sangiran

Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati janji akan perbaiki jalan menuju obyek-obyek wisata yang rusak.

Istimewa/Kominfo Sragen
Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati ketika berkunjung di Museum Manusia Purba Klaster Bukuran 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati janji akan perbaiki jalan menuju obyek-obyek wisata yang rusak. Hal ini dinilai penting karena berpengaruh pada wisatawan.

Jalan-jalan yang akan diperbaiki dalam waktu dekat ialah jalan menuju wisata Museum Manusia Purba Klaster Bukuran, Ngebung dan Manyarejo.

Yuni menyampaikan dana yang akan digunakan untuk pembangunan jalan ini merupakan Dana Alokasi Khusus (DAK) 2022.

Baca juga: Kisah Wanita Bersuami Polisi Doyan Selingkuh, 3 Tahun Brigadir SS Tak Pulang Lalu Hamili Istri Orang

Baca juga: 2 Arti Mimpi Pacar Menikah, Mungkin Anda Sedang Khawatir Ada Perselingkuhan

Dirinya menyebut, setidaknya ada lima ruas jalan penghubung antar objek wisata yang disetujui pemerintah pusat untuk dibangun dengan DAK.

"Akses jalan masuk ke Museum Bukuran, Museum Ngebung, dan Museum Manyarejo yang rusak akan dibangun dengan menggunakan DAK 2022, ada lima ruas jalan," kata Bupati.

Yuni mengatakan museum-museum yang berada di kawasan Sangiran harus ada kontribusi ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen.

Bahkan Pemkab Sragen telah menandatangani memorandum of understanding (mou) dengan pemerintah pusat untuk membagi pendapatan hasil wisata.

"Museum-museum di kawasan Sangiran itu harus ada kontribusi ke Pemkab. Kami sudah mou untuk sharing pendapatannya 50:50 antara Pemkab Sragen dan pemerintah pusat," tambahnya.

Dia melanjutkan, masuknya kawasan Sangiran dalam Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) membuat penyediaan infrastrukturnya menjadi prioritas pemerintah pusat.

Lebih jauh Bupati Yuni menjelaskan jalan-jalan menuju objek wisata yang rusak sudah disetujui pemerintah pusat untuk dibangun dengan DAK.

Termasuk jalan di Dukuh Boyolayar, Desa Ngargotirto, Kecamatan Sumberlawang yang akan diintegrasikan dengan New Kemukus, namun tidak disetujui pusat karena masuk jalan desa.

"Kami sebenarnya juga mengajukan DAK untuk ruas jalan di Boyolayar yang akan kami buka dan integrasikan dengan New Kemukus."

"Akan tetapi tidak disetujui karena status jalannya masih milik desa. Untuk Boyolayar kemungkinkan diusulkan dari dana bantuan provinsi atau dari APBD Sragen. Paling cepat di APBD Perubahan 2023," tandasnya. (uti)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved