Berita Semarang

Nusantara United Pilih Kota Salatiga untuk Persiapan Liga 2 2022/2023

Klub pendatang baru untuk kompetisi Liga 2 Nusantara United menggelar audiensi.

Editor: sujarwo
Ist./Nusantara United
Pertemuan manajemen Nusantara United dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Klub pendatang baru untuk kompetisi Liga 2 2022/2023 Nusantara United menggelar audiensi dengan pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga dalam rangka rencana tim Nusantara United menggelar persiapan menyongsong kompetisi di Kota Salatiga.

Nusantara United yang diwakili COO Adhitya Hernadian melakukan audiensi dengan Penjabat (Pj) Wali Kota Salatiga  Sinoeng Noegroho Rachmadi.

Dalam silaturahmi yang berlangsung di Kantor Wali Kota Salatiga pada Kamis (4/8/2022) tersebut, Adhitya bersama ofisial tim Nusantara United datang meminta restu kepada Pemkot Salatiga, yang juga didukung oleh Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Salatiga.

Sebelum pindah ke Ibu Kota Nusantara (IKN), NUFC telah memantapkan diri memilih Salatiga sebagai tempat tinggal dan kamp latihan sementara guna persiapan tim jelang Liga 2 musim 2022/23.

Kehadiran Nusantara United di Salatiga diharapkan tidak hanya menginspirasi, tapi juga menstimulasi kebangkitan talenta-talenta muda sepak bola.

“Kedatangan Nusantara United menjadi bagian dari pilar dalam peningkatan prestasi olahraga khususnya di Salatiga,” ucap Sinoeng.

“Kami terbuka untuk berkolaborasi dengan pihak manapun. Bukan untuk membangun masyarakat, tapi untuk membangun bareng masyarakat. Jadi saat dibangun bersama, tidak ada yang merasa berjasa,” tutur dia.

“Hari ini Nusantara United menawarkan dan meneguhkan kesempatan itu. Dengan senang hati kami menyambut baik. Kita akan dorong bersama-sama,” tambahnya.

Pertemuan manajemen Nusantara United dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga.
Pertemuan manajemen Nusantara United dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga. (Ist./Nusantara United)

Sementara itu, Adhitya berharap sinergi antara Nusantara United dan Salatiga dapat berdampak positif bagi sepak bola Indonesia.

Apalagi, Salatiga adalah kota yang pernah melahirkan bakat-bakat terbaik Indonesia, yang salah satunya adalah Bambang Pamungkas.

“Kami datang untuk meminta izin kepada Pak PJ Wali Kota untuk tinggal dan berlatih di sini sembari menunggu IKN yang masih dalam tahap pembangunan,” ujar Adhitya.

“Untuk para fans sepak bola di Salatiga, kami juga permisi. Semoga kehadiran kami di sini dapat berkenan dan berdampak positif bagi masyarakat Salatiga,” tutur Adhit.

“Kami pun tentu terbuka dengan talenta-talenta terbaik Salatiga untuk dapat bergabung bersama kami,” pungkasnya.

Selain Bepe, Diklat Salatiga juga melahirkan nama beken yang sukses menembus timnas Indonesia, yakni: Kurniawan Dwi Yulianto, Gendut Doni Christiawan, dan Tugiyo. (*)

 

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Klub
    D
    M
    S
    K
    GM
    GK
    -/+
    P
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved