3 Jam Setelah Relaunching Perumahan Madanaya Residence Batang Bukukan Transaksi Rp 2,2 Miliar

3 jam setelah relaunching perumahan Madanaya Residence Batang membukukan transaksi hingga Rp2,2 miliar.

Editor: rival al manaf
istimewa
PT. Dafam Property Indonesia Tbk, Sabtu (6/8/2022), melakukan relaunching proyek perumahan Madanaya Residence Batang di Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang. 

TRIBUNJATENG.COM, BATANG -  3 jam setelah relaunching perumahan Madanaya Residence Batang membukukan transaksi hingga Rp2,2 miliar.

Perumahan yang berlokasi di Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang tersebut kini mengusung konsep desain minimalis tropis. 

Dikembangkan oleh PT Dafam Property Indonesia Tbk perumahan itu dijual dengan harga mulai Rp190 jutaan per unit.

Baca juga: Bharada E Minta Perlindungan: Supaya Saya Enggak Kenapa-kenapa

Baca juga: Hasil Lengkap, Klasemen, Top Skor Liga Inggris, Tottenham Mengamuk, Liverpool Kesulitan Lawan Fulham

Baca juga: Bharada E Ajukan Justice Collaborator Ke LPSK, Akan Buka Tabir Gelap Agar Terang Benderang

Direktur PT Dafam Property Indonesia Tbk, Wijaya Dahlan mengatakan, sebelumnya Madanaya Residence Batang telah dilaunching pada 2020.

Namun begitu, proses pekerjaan proyek sempat terhenti lantaran pandemi covid-19.

"Kami sangat bersyukur, karena setelah 2 tahun vakum dari masa pandemi kini proyek Madanaya Residence sudah siap kembali dipasarkan," katanya dalam keterangan tertulis, Minggu (7/8/2022).

Wijaya menambahkan, saat ini Madanaya Residence Batang juga telah bekerja sama dengan BTN, Bank Mandiri, serta BSI untuk melakukan pembiayaan maupun support bisnis dari segi KPR.

Kurniawan, salah satu pembeli unit rumah di Madanaya Residence Batang menuturkan, pihaknya sangat nyaman memiliki hunian di Madanaya Residence Batang dan telah berencana untuk menambah unit.

Selain itu, melihat prospek perkembangan Kabupaten Batang yang akan menjadi kawasan industri, akan membuat nilai investasi di bidang properti semakin meningkat.

Konsumen lainnya, Mujiono pun mengemukakan jika awalnya dia ragu membeli unit di Madanaya Residence Batang.

"Awalnya beredar isu bahwa Madanaya Residence Batang merupakan tanah bermasalah (bersengketa), namun saya berhasil membuktikan bahwa isu itu bukanlah hal yang benar."

Baca juga: Abu Bakar Baasyir: Pancasila Syirik, Saya Begitu Dulu, Setelah Saya Pelajari Ndak Mungkin

Baca juga: Jadwal Serie A Liga Italia Pekan Pertama, AC Milan Vs Udinese, Juventus Vs Sassuolo, Lecce Vs Inter

Baca juga: Roy Suryo Mengajukan Tahanan Kota dengan Alasan Kesehatan

"Saya mendatangi perangkat setempat untuk memastikan apakah isu itu benar adanya. Namun hasil yang saya dapatkan bahwa tanah perumahan ini aman secara legalitas dan bukan tanah bersengketa," ungkapnya.

Sementara, Billy Dahlan, selaku Chief Executive Officer PT. Dafam Property Indonesia Tbk menegaskan, Madanaya Residence Batang bisa menjadi warna baru di Kabupaten Batang.

"Kami akan terus mengelola dan mengembangkan Madanaya Residence Batang, sehingga menjadi perumahan yang diminati dan berpotensial mengikuti kawasan Kabupaten Batang yang akan berkembang pesat di masa depan," tandasnya.(*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved