Berita Demak

Festival Jajanan Tradisional, Cara Lain Pemkab Demak Bangkitkan Ekonomi Pelaku UMKM

Bupati Demak berharap agar perangkat daerah terkait dapat bersinergi dan bekerja sama untuk mengangkat potensi yang ada di desa. 

Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/REZANDA AKBAR
Bupati Demak Eisti'anah meninjau beberapa produk UMKM dalam Festival Jajanan Tradisional yang digelar di Pendopo Balai Desa Bungo, Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak, Sabtu (6/8/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Bangkitnya ekonomi yang terpuruk akibat pandemi Covid-19, terus digalakkan Pemkab Demak, terutama bagi pelaku UMKM

Seperti halnya yang dilakukan para pelaku UMKM Desa Bungo, Kecamatan Wedung yang mengikuti promosi wisata melalui Festival Jajanan Tradisional di balai desa setempat, Sabtu (6/8/2022). 

Festival kuliner dihadiri dan dibuka Bupati Demak Eisti'anah, didampingi beberapa pejabat Pemkab Demak dan Forkopimcam Wedung. 

Baca juga: Putri Mantan Wakil Bupati Demak Kecelakaan di Mranggen Demak

Baca juga: Tukang Las Asal Demak Ditemukan Meninggal Dunia di Musala Semarang, Dikira Rebahan

Dalam sambutannya Bupati mengajak masyarakat untuk kembali bangkit dari keterpurukan akibat pandemi Covid -19. 

Dengan memulai usahanya yang dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan keluarga.

Bupati juga berharap agar perangkat daerah terkait dapat bersinergi dan bekerja sama untuk mengangkat potensi yang ada di desa. 

Baik pengolahan produknya dan kemasan yang menarik hingga pemasaranya. 

Festival jajanan tradisional ini menampilkan lebih dari 20 jenis makanan tradisional khas Desa Bungo. 

Di antaranya rujak merak, janganan kuning, jongkong, krupuk ikan, hingga kerajinan kulit kerang. 

Baca juga: Kontes Bonsai 2022 Tingkat Nasional Digelar di Demak

Baca juga: Beredar Surat Permohonan Sumbangan HUT RI Patok Harga di Demak, 1 Pengusaha Diminta Rp 1 Juta

Sementara Plt Kepala Dispar Kabupaten Demak, Endah Cahyarini mengatakan, Desa Bungo sudah memiliki potensi yang lengkap seperti obyek wisata dan produk UMKM unggulan.

"Apalagi didukung atitude masyarakat yang ramah dan pemuda desa yang melek teknologi."

"Sehingga ke depannya dapat menjadi desa wisata percontohan di Kabupaten Demak," jelas Endah kepada Tribunjateng.com, Minggu (7/8/2022). 

Ditambahkan Endah, festival jajanan tradisional ini akan digelar lagi di lima desa wisata lainnya hingga Oktober 2022. 

Adapun desa wisata yang ditunjuk nantinya akan mendapatkan bantuan peralatan memasak dan tenda jenis sanafil. (*)

Baca juga: 297 Jamaah Haji Asal Kabupaten Semarang Wajib Tes Covid--19, Setibanya di Tanah Air

Baca juga: Kejurnas Atletik Digelar di Semarang, Hendi Berterima Kasih Pada Luhut

Baca juga: Detik-detik J ART di Cilacap Ditemukan Meninggal di Rumah Majikan, Kondisi Berlumuran Darah

Baca juga: Hasil Liga 1 2022: Persib Bandung Babak Belur, Dihajar 4-1 Borneo FC, Klasemen Masuk Zona Degradasi

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved