Berita Semarang

Gajahmungkur Manfaatkan Taman untuk Pelayanan Publik Akhir Pekan, Pemohon Naik Drastis

Pelayanan akhir pekan dan malam hari yang dilaksanakan di seluruh kecamatan di Wilayah Kota Semarang

dok Kecamatan Gajahmungkur
Kecamatan Gajahmungkur membuka pelayanan akhir pekan di Taman Sudirman, Sabtu (6/8/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pelayanan akhir pekan dan malam hari yang dilaksanakan di seluruh kecamatan di Wilayah Kota Semarang, disambut baik oleh masyarakat, satu diantaranya di Kecamatan Gajahmungkur.

Tidak seperti biasanya, pelayanan akhir pekan yang biasanya dilaksanakan di halaman kantor kecamatan Gajahmungkur dipindah ke Taman Sudirman.

Camat Gajahmungkur Ade Bhakti mengatakan, pelayanan publik akhir pekan dipindah ke area taman dengan harapan bisa lebih banyak pemohon yang datang mengingat lokasi taman berada di jalur ramai. Sebelum pelaksanaan, pihaknya juga telah memberikan informasi ini kepada seluruh warga.

"Tahun 2022 ini, kami rencana melaksanakan pelayanan akhir pekan dan malam hari selama lima kali yaitu tanggal 7 Mei, 4 Juni, 2 Juli, dan 6 Agustus, dan 3 September. Alhamdulillah, setelah kami pindah ke Taman Sudirman, pemohon pelayanan naik drastis," ungkap Ade, dalam keterangam tertulis, Senin (8/8/2022).

Ade mencatat, pemohon pelayanan pada akhir pekan lalu sebanyak 432 orang. Sebelumnya, saat pelayanan akhir pekan dibuka di halaman kantor kecamatan, tercatat hanya ada 69 orang pada 7 Mei, 122 orang pada 4 Juni, dan 66 orang pada 2 Juli.

Dari 432 pelayanan itu, pemohon terbanyak adalah pemohon pelayanan administrasi kependudukan sebanyak 168 orang, terdiri dari perekaman KTP, cetak KTP, pendaftaran KK, akta lahir, dan pendaftaran pindah.

Selain membuka pelayanan, para pelaku UMKM juga turut serta membuka stand. Jumlah transaksi UMKM mencapai Rp 6,24 juta. Angka itu jauh di atas angka sebelumnya yang hanya sekitar Rp 500 ribu.

Begitu pula pelayanan PBB pada 6 Agustus ini juga meningkat menjadi Rp 17,2 juta. Padahal sebelumnya, pelayanan PBB akhir pekan di Kecamatan Gajahmungkur  yang tidak pernah lebih dari Rp 7 juta.

Pada pelayanan akhir pekan, Kecamatan Gajahmungkur juga berkolaborasi dengan berbagai pihak, diantaranya SIDAMAR (Sineas Muda Semarang). Mereka menayangkan film-film karya anak muda Semarang yang berhasile menjuarai berbagai festival film nasional.

"Ini menunjukan bahwa dengan melaksankaan pelayanan di area publik misalnya taman serta publikasi yang dilaksanakan jauh-jauh hari, masyarakat sudah mempersiapkan waktu pada tanggal tersebut akan mengurus pelayanan yang mereka butuhkan," terangnya.

Ade mengatakan, pelayanan akhir pekan di Kecamatan Gajahmungkur pada tahun ini masih akan digelar satu kali lagi yakni pada 3 Septermber mendatang. Pihaknya akan membuka pelayanan ini dibarengkan dengan lomba lari obor tingkat kecamatan. Diharapkan, masyarakat bisa memanfaatkan momentum itu untuk mengurus berbagai pelayanan.

"Dua tahun ini vakum karena pandemi. Kami nanti akan gelar sekaligus membuka pelayanan akhir pekan," katanya. (eyf)

Baca juga: Ada 15 Kecamatan di Banyumas Berpotensi Terdampak Bencana Pergerakan Tanah

Baca juga: Sakit Ruben Onsu dan Sarwendah Ternyata Jadi Kelemahan Betrand Peto: Semuanya Blank

Baca juga: Polres Kudus Ungkap Peredaran Uang Palsu Senilai Rp 6,5 juta

Baca juga: Jamaah Haji Asal Batang Tiba, Dinkes Siapkan 5 Ambulan dan Tempat Isolasi Terpusat

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved