Berita Internasional

FBI Sita Ponsel Sekutu Donald Trump Setelah Gerebek Rumah Mantan Presiden Amerika Itu

Setelah penggerebekan, FBI menyita ponsel sekutu mantan Presiden Amerika Serikat (AS) itu.

AP/Patrick Semansky
Mantan Presiden AS Donald Trump. 

Perry sendiri telah menolak untuk hadir di hadapan komite 6 Januari, dan pengacaranya berpendapat bahwa "tidak ada yang tidak pantas" tentang tindakannya selama serangan terhadap Capitol.

Dalam beberapa minggu setelah pemilihan 2020, Perry diketahu termasuk di antara setidaknya 11 anggota Kongres yang terlibat dalam diskusi dengan pejabat Gedung Putih tentang pembatalan pemilihan, termasuk rencana untuk menekan Wakil Presiden Mike Pence untuk membuang suara elektoral dari negara bagian yang dimenangkan oleh Presiden Biden, menurut komite.

Perry juga mendukung gagasan untuk mendorong para pendukung untuk berbaris ke Capitol, kata komite tersebut.

Selain itu, Perry dilaporkan sebagai pihak yang menyusun berkas tuduhan penipuan pemilih dan mengoordinasikan rencana untuk mencoba menggantikan penjabat jaksa agung yang menolak upaya Tuan Trump untuk membatalkan pemilihan, dengan pejabat yang lebih patuh.

Dia adalah seorang anggota Kongres AS sejak 2013.

Faktanya, Perry bukan satu-satunya sekutu Trump yang teleponnya telah disita dalam beberapa pekan terakhir.

Pada bulan Juni, agen FBI menyita telepon John Eastman, pengacara konservatif yang menasihati Trump tentang strategi untuk membatalkan pemilihan. (*)

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Setelah Gerebek Rumah Trump, FBI Sita Ponsel Sekutunya"

Baca juga: Trump dalam Masalah Besar, FBI Gerebek Rumah Mewahnya di Palm Beach

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved