Berita Kendal

Tradisi Sedekah Laut di Kendal, Warga Larung Sesaji Kepala Kambing dan Miniatur Kapal

Sesaji kepala kambing diyakini merupakan kesukaan dari Mbah Menot, sehingga menjadi sesaji utama setiap menggelar sedekah laut tiap tahunnya.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/SAIFUL MA'SUM
Warga berangkat melarung sesaji miniatur kapal dan kepala kambing dalam tradisi sedekah laut di Mbirusari, Kelurahan Kalibuntu, Kecamatan Kota Kendal, Kabupaten Kendal, Rabu (10/9/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Warga Mbirusari, Kelurahan Kalibuntu, Kecamatan Kota Kendal, Kabupaten Kendal kembali mengadakan tradisi sedekah laut.

Caranya yakni dengan melarung sesaji kepala kambing dan miniatur kapal pada Rabu (10/9/2022).

Tradisi turun temurun ini diadakan cukup meriah pada tahun ini dengan melibatkan lebih dari 100 kapal dari beberapa kampung nelayan, seperti Magersari, Korowelang, dan Wonosari.

Baca juga: Polisi Temukan Tato Tulisan Alif Budiman di Dada Kerangka Manusia Pria di Kendal, Ini Ciri-cirinya

Juru kunci Dusun Mbirusari, Mujiono mengatakan, sedekah laut dengan melarung sesaji ini sudah ada sejak nenek moyang.

Kata dia, tradisi ini sebagai bentuk rasa syukur warga nelayan atas nikmat yang diperoleh selama setahun berjalan.

Serta sebagai media berdoa agar dalam waktu setahun ke depan diberikan rezeki yang melimpah dan keselamatan dari Allah SWT. 

"Melalui tradisi ini, warga berharap agar hasil tangkapan ikan melimpah, nelayan makmur," terangnya kepada Tribunjateng.com, Rabu (10/8/2022).

Mujiono menerangkan, sebagaimana tradisi-tradisi sebelumnya, larung sesaji diawali dengan doa bersama di makam Mbah Menot. 

Kemudian, lanjutnya, sesaji kepala kambing dan miniatur kapal diarak ke komplek pemakaman.

Setelah itu dibawa dengan perahu menuju tengah laut untuk dilarung.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved