Berita Pekalongan

Bawaslu Luncurkan Buku Catatan Sejarah Pengawas Pemilu Kabupaten Pekalongan

Bawaslu Kabupaten Pekalongan luncurkan buku yang catatan sejarah pengawas pemilu.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Indra Dwi Purnomo
Bawaslu Kabupaten Pekalongan meluncurkan buku yang berjudul 'Catatan Sejarah Pengawas Pemilu Kabupaten Pekalongan era 2004-2023', di ruang media center Bawaslu setempat. 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah meluncurkan buku yang berjudul 'Catatan Sejarah Pengawas Pemilu Kabupaten Pekalongan era 2004-2023', di ruang media center Bawaslu setempat.

Koordinator divisi hukum, humas, dan data informasi Bawaslu Kabupaten Pekalongan Wahyudi Sutrisno mengatakan, launching buku ini merupakan suatu rangkaian kegiatan peringatan hari ulang tahun Bawaslu kabupaten/kota seluruh Indonesia yang jatuh pada tanggal 15 Agustus.

"Jadi, pembuatan buku ini sekaligus menjadi ikhitar kita bersama dalam penyelamatan sejarah kepengawasan pemilu khususnya di Kabupaten Pekalongan," kata Koordinator divisi hukum, humas, dan data informasi Bawaslu Kabupaten Pekalongan Wahyudi Sutrisno kepada Tribunjateng.com, Kamis (11/8/2022).

Wahyudi mengungkapkan, Bawaslu Kabupaten Pekalongan mengalami beberapa kendala dalam pembuatan buku sejarah, di antaranya aktor pengawas pemilu ada yang sudah meninggal dunia, lalu ada pengawas pemilu yang sulit ditemui, sulitnya mencari data kepemiluan yang terdahulu, serta aktor pengawas pemilu dari perwakilan kejaksaan dan kepolisian yang sudah tidak diketahui keberadaannya.

"Saat ini bisa dikatakan dokumentasi pengawas pemilu, terutama di Kabupaten Pekalongan tergolong masih minim sekali. Terbukti juga kita mengalami kesulitan mencari data-data kepengawasan dari tahun 2004 sampai 2022 hari ini. Sehingga, akhirnya kita menggali dokumen-dokumen tersebut melalui wawancara dengan pelaku-pelaku sejarah," ungkapnya.

Menurutnya, tujuan pembuatan buku ini ada tiga, yakni sebagai referensi, refleksi dan evaluasi.

"Dengan adanya masukan-masukan yang tadi disampaikan peserta atas penerbitan buku ini, tentunya bisa menjadi bahan evaluasi untuk merevisi buku ini pada kesempatan berikutnya," ujarnya.

Dalam menyelesaikan buku catatan sejarah pengawas pemilu, tim Bawaslu Kabupaten Pekalongan membutuhkan waktu sekitar 7 bulan, dimulai pada bulan Januari 2022 hingga akhir Juli 2022.

"Kita mencetak sebanyak 120 exemplar buku," tambahnya. (*)

 

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved