Wawancara Khusus

14 Februari Warga Sragen Memilih Apa Saja?

Demokrasi dan pemilu bak disi mata uang tak bisa terpisahkan, pun KPU dan Bawaslu.

Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Mahfira Putri Maulani
Ketua KPU Sragen Minarso 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Demokrasi dan pemilu bak disi mata uang tak bisa terpisahkan, demikian juga KPU dan Bawaslu.

Tanya : KPU dan Bawaslu itu apa?
Ketua KPU Jawab: antara demokrasi dan pemilu itu ibarat kita ibaratkan sebuah koin uang ya di satu sisi itu adalah demokrasi di satu sisinya adalah pemilu di mana ada demokrasi berarti ada Pemilu. Ringkas cerita bahwa Pemilu itu merupakan satu dari sekian bentuk macam, suatu bentuk nyata mempraktekkan nilai-nilai yang ada di dalam demokrasi yaitu digunakan untuk bagaimana cara memilih para pemimpin bangsa negara di dalam negara demokrasi itulah pemilu

Ketua Bawaslu Jawab : Demokrasi dan pemilu adalah sebuah seperti sisi mata uang tidak bisa terpisahkan maka begitu juga KPU dan Bawaslu di mana ada KPU pasti ada Bawaslu. Karena di penyelenggaraan Pemilu itu KPU sebagai pengawas teknisnya Bawaslu sebagai mengawasi tidak hanya bagaimana KPU melakukan seluruh tahapan. Tetapi juga KPU dan Bawaslu ada lembaga satu lagi yaitu DKPP (Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum) KPU dan Bawaslu selalu diawasi terkait dengan kode etik, integritas oleh DKPP.

Tanya : Bagaimana tahapan Pemilu 2024 mendatang kemudian pemutakhiran data, pendaftaran, verifikasi sampai penyelenggaraannya nanti bisa dijelaskan?

Jawab Ketua KPU: Menurut Undang-undang 7 tahun 2017 bahwa kita sudah jelas diatur salah satunya adalah masalah tahapan-tahapan Pemilu, ada 11 tahapan dari perencanaan program sampai dengan pelantikkan atau pengucapan sumpah janji para calon terpilih. Tetapi diantaranya utama yang awal itu ada namanya perencanaan program kemudian nanti ada pemutakhiran data pemilih dan penyusunan data pemilih baru diikuti nanti adanya pendaftaran dan verifikasi partai politik berikut nanti penetapannya. 25 Juli 2022 persiapan dan 1 Agustus sampai dengan 14 Agustus masa pendaftaran dan verifikasi peserta Pemilu yaitu partai politik 14 Februari 2024.

Tanya : Kinerja Bawaslu selain yang diketahui masyarakat yakni bekerja saat pemilu dan meminimalisir pelanggaran, kegiatan lain dari Bawaslu?

Jawab Ketua Bawaslu : Kegiatan-kegiatan kita mungkin masyarakat awam paham terkait dengan Bawaslu bekerja saat pemilihan saja padahal ketika tahapan Pemilu dimulai 20 bulan sebelum hari pemungutan suara kita sudah mulai mengawasi kegiatan-kegiatan. Kita lembaga permanen kita selalu melakukan kegiatan-kegiatan yang sifatnya upaya pencegahan, memberikan sosialisasi kepada masyarakat terkait dengan agar masyarakat paham mengetahui tentang demokrasi Pemilu maupun agar masyarakat ikut aktif dalam kegiatan berkewarganegaraan. Tidak hanya memilih tetapi juga mengawasi jalannya proses tersebut jadi 20 bulan ke belakang kita sudah mulai mengawasi.

Tanya :Tahun ini sejauh mana partisipan di Kabupaten Sragen, kemudian syarat menjadi pemilih ?

Jawab Ketua KPU : Terkait partisipan kita ambil dari belakang dulu untuk syarat menjadi pemilih itu kan ada berapa diantaranya satu warga negara Indonesia yang sudah berumur 17 tahun pada hari H atau pernah menikah. Jika ada warga negara Indonesia yang umurnya di bawah 17 tahun tapi ternyata pernah menikah berarti yang bersangkutan sudah punya hak pilih.

Masalah tahapan yang lain misalnya ada partisipasi, masyarakat Indonesia tidak pernah melupakan bagaimana atau menilai tentang kesuksesan suatu bentuk Pemilu. Seberapa besar partisipasi pemilih dalam ikut menggunakan hak suaranya, kita punya kesempatan penilaian pada Pemilu 2019 yang KPU RI menetapkan bahwa target perolehan suara itu kan 77,5 persen kami di Sragen sangat bersyukur dan terima kasih pada seluruh masyarakat Sragen bahwa kemarin target itu tidak hanya tercapai tetapi melampaui. Kita punya partisipasi 78,9 % ya kalau itu ukurannya Pemilu 2019, kalau ukurannya Pilkada itu masih di bawah target nasional. Tetapi kita bersyukur selama 4 kali Pilkada berturut-turut ternyata walaupun 2020 itu di masa pandemi tetapi justru partisipasi pemilih itu mendapatkan tertinggi sepanjang Pilkada.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved